kabar

Arab Saudi tahan tiga anggota Garda Revolusi Iran

Mereka ditangkap Jumat malam pekan lalu di perairan Arab Saudi dan membawa persenjataan.

20 Juni 2017 11:54

Angkatan Laut Arab Saudi telah menahan dan sedang menginterogasi tiga anggota Garda Revolusi Iran. Mereka ditangkap Jumat pekan lalu karena memasuki wilayah perairan Saudi tanpa izin.

Seorang sumber resmi mengungkapkan pada 16 Juni pukul 20.28 malam tiga kapal kecil memasuki perairan Arab Saudi di Teluk Arab. Angkatan Laut Arab Saudi berhasil menahan satu kapal dan dua lainnya berhasil lolos.

Lewat keterangan tertulis, Kementerian Informasi dan Kebudayaan Arab Saudi menjelaskan ketiga kapal itu melaju cepat menuju ladang minyak Marjan milik Saudi. 

Kapal patroli Angkatan Laut Arab Saudi kemudian memberi tembakan peringatan namun tidak digubris. "Akhirnya  satu kapal berisi tiga orang dan bermuatan persenjataan berhasil ditangkap, sedangkan dua lagi kabur."

Dalam dua tahun terakhir hubungan Arab Saudi dan Iran berada di level terburuk. Dimulai dengan gempuran pasukan koalisi Arab dipimpin Saudi terhadap pemberontak Syiah Al-Hutiyun di Yaman sejak Maret 2015. 

Konflik kian meruncing setelah Tragedi Mina di musim haji 2015 menewaskan lebih dari 2.400 jamaah, termasuk 400-an asal Iran. Puncaknya hubungan diplomatik kedua negara putus setelah Arab Saudi awal Januari tahun lalu mengeksekusi mati ulama Syiah di negara Kabah itu, Syekh Muhammad Nimr an-Nimr. 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Calon raja Saudi surati presiden Iran minta berdamai

Pesan ingin disampaikan Bin Salman kepada Iran adalah ingin membahas isu bilateral, kondisi kawasan, dan bagaimana bisa mengakhiri perang  Yaman tanpa mempermalukan Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz, adik dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Middle East Monitor)

Pangeran Arab Saudi peringatkan Bin Salman untuk tidak berperang dengan Iran

Arab Saudi sampai kini masih keteteran menghadapi milisi Al-Hutiyun sokongan Iran di Yaman.

Mayor Jenderal Sulaimani, komandan Brigade Quds, pasukan elite Garda Revolusi Iran. (Youtube/Newsnight)

Trump tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris

Trump menekankan ini kali pertama Amerika menjadikan institusi pemerintah asing sebagai organisasi teroris.





comments powered by Disqus