kabar

Anak Raja Salman naik posisi jadi putera mahkota

Sebanyak 31 dari 43 anggota mendukung Pangeran Muhamnad bin Salman dalam pemilihan digelar dini hari ini.

21 Juni 2017 12:13

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz hari ini mengukuhkan penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman sebagai putera mahkota, seperti dilansir Saudi Press Agency.

Anak lelaki kesayangan dari istri ketiga Raja Salman itu naik dari posisi sebelumnya sebagai wakil putera mahkota, dengan menggeser jabatan sepupunya, Pangeran Muhammad bin Nayif.

Baca pula: Seteru dua calon penguasa negara Kabah

Lelaki baru berusia awal 30-an tahun ini didukung 31 dari 43 anggota Komite Suksesi. Pemilihan putera mahkota itu berlangsung dini hari tadi di Istana As-Shofa di Kota Makkah.

Raja Salman telah memerintahkan semua pejabat dan masyarakat hari ini melaksanakan sumpah setia secara terbuka kepada Pangeran Muhammad bin Salman di Makkah.

Pangeran Muhammad bin Salman juga tetap memegang jabatan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Dewan Kebijakan dan Pembangunan Arab Saudi.

Skenario menjadikan anaknya sebagai penguasa negara Kabah di masa depan sudah terlihat dua tahun lalu, ketika tidak lama setelah naik takhta pada Januari 2015 Raja Salman menunjuk Pangeran Muhammad bin Salman menjadi menteri pertahanan.

Baca pula: Berebut takhta di negara Kabah

Sang pangeran miskin pengalaman itu lantas mengentak dunia karena memimpin gempuran terhadap pemberontak Syiah Al-Hutiyun di Yaman sejak Maret 2015. Perang di Yaman ini telah menggerus cadangan devisa dan merontokkan citra Arab Saudi di mata dunia internasional.

Pada April 2015, Raja Salman mengangkat Pangeran Muhammad bin Salman sebagai wakil putera mahkota, setelah Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz dilengaerkan dari kursi putera mahkota dan digantikan oleh Pangeran Muhammad bin Nayif.

Dalam surat keputusannya hari ini, Raja Salman juga menunjuk Pangeran Abdul Aziz bin Saud bin Nayif sebagai menteri dalam negeri.

Baca pula: Musibah Mina dan suksesi Saudi

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Arab Saudi kasih rumah dan tunjangan bulanan kepada empat anak Khashoggi

Turki, CIA, dan Senat Amerika meyakini Bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashiggi.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi penjarakan imam Masjid Al-Haram di Jeddah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan dan dua lagi dilarang berdakwah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.





comments powered by Disqus