kabar

Arab Saudi usir ribuan unta dan domba milik warga Qatar

Sedikitnya, 15 ribu unta dan sepuluh ribu domba kemarin telah berhasil menyeberangi perbatasan kedua negara setelah terjebak berhari-hari di wilayah Arab Saudi.

21 Juni 2017 21:55

Buntut dari sengketa diplomatik antara kedua negara, Arab Saudi telah mengusir ribuan unta dan domba milik warga Qatar dari wilayah negara Kabah itu. Ribuan unta dan domba lainnya masih terjebak di wilayah perbatasan kedua negara dan akan pulang ke Qatar dalam beberapa hari lagi.

Sedikitnya, 15 ribu unta dan sepuluh ribu domba kemarin telah berhasil menyeberangi perbatasan kedua negara setelah terjebak berhari-hari di wilayah Arab Saudi. Para warga Qatar berkendaraan SUV menunggu unta dan domba-domba peliharaan mereka di perbatasan wilayah Qatar.

"Alhamdulillah unta-unnta saya telah kembali!" teriak Ali Magarih kegirangan. Lelaki 40 tahun ini menunggu bareng putranya berusia tujuh tahun di perlintasan.

"Selama sepekan mereka menahan unta-unta saya. Unta-unta itu kelaparan. Beberapa unta lelaki berantem dan dalam kondisi sangat buruk," kata Magarih. "Sepuluh atau sebelas unta milik abang saya masih terjebak di Arab Saudi."  

Unta dan domba kepunyaan warga Qatar juga menjadi korban akibat pemutusan hubungan diplomatik dilakukan Arab Saudi. Negeri Dua Kota Suci itu bareng Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Mesir, dan Yaman sejak Senin dua pekan lalu memutuskan hubungan resmi dengan Qatar. Mereka beralasan negara Arab mungil itu menyokong terorisme.

Arab Saudi, UEA, dan Bahrain juga memberlakukan blokade darat, laut, dan udara atas Qatar.

Suku-suku di Qatar menilai blokade atas negaranya mengancam tradisi memelihara hewan ternak, termasuk unta dan burung elang.

"Memelihara unta adalah tradisi kami," ujar Magarih. "Tidak mempunyai unta di Qatar seperti koboi tidak memiliki sapi."

Ratusan warga Qatar biasa menggembalakan unta-unta mereka di daerah gurun pasir di timur Arab Saudi selama musim dingin. Unta-unta tersebut dilatih dan dikembangbiakkan buat balapan dan kontes kecantikan.

Pemerintah Qatar Senin lalu mengirim konvoi truk-truk air dan truk mengangkut rumpur ke daerah perbatasan untuk memberi makan unta-unta baru tiba dari Arab Saudi.

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.

Kepala suku Al-Marri Syekh Talib bin Muhammad bin Lahum bin Syuraim. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan 55 orang dari suku Al-Marri

Qatar pernah mencabut kewarganegaraan lebih dari enam ribu orang dari suku Al-Ghufran pada 2005, juga tanpa alasan jelas.





comments powered by Disqus