kabar

Delapan puteri bangsawan dari UEA divonis penjara karena aniaya pembantu

Syekha Hamda an-Nahyan dan ketujuh anak perempuannya memperlakukan 23 pembantu perempuan secara tidak manusiawi selama menyewa satu lantai hotel di Belgia pada 2007-2008.

26 Juni 2017 21:50

Pengadilan di Belgia memutuskan delapan puteri bangsawan dari Uni Emirat Arab (UEA) bersalah karena telah menganiaya pembantu, seperti dilansir kantor berita Belga Jumat pekan lalu.

Syekha Hamda an-Nahyan dan tujuh anak perempuannya, dari keluarga Kerajaan Abu Dhabi, UEA, masing-masing divonis hukuman penjara 15 bulan dan denda US$ 185 ribu.

Sebanyak 23 perempuan - kebanyakan dari Afrika - diselundupkan ke Belgia tanpa dokumen resmi saat Syekha Hamda dan ketujuh putrinya menyewa satu lantai di Hotel Conrad, berlokasi di Ibu Kota Brussels, antara 2007-2008.

Tim penyelidik menyebutkan para perempuan itu bekerja siang malam tanpa cukup makan dan istirahat. Mereka juga tidak boleh meninggalkan hotel dan mendapat gaji di bawah standar. Sebanyak 23 perempuan itu mengaku sering dicaci dan dimaki oleh para putri bangsawan UEA tersebut.

Kasus ini menarik perhatian pihak berwenang di Belgia setelah satu pembantu perempuan itu berhasil kabur dan mengadu kepada polisi pada 2008. Hasil investigasi menyimpulkan 23 pembantu itu tinggal dalam kondisi tidak manusiawi.

"Kami sangat puas karena pengadilan menyatakan secara tegas kasus ini bentuk dari perbudakan modern," kata Jean-Pierre Jacques, pengacara korban, kepada Belga. "Putusan inilah kami nantikan selama sembilan tahun."

Tim pengacara dari kedelapan puteri bangsawan UEA tersebut sebelumnya berpendapat mestinya perusahaan menyediakan 23 pembantu itu dikenai proses hukum.

Aktivis Arab Saudi, Abdul Aziz al-Audah, ditahan karena mendukung Palestina. (Twitter)

Saudi tahan kerabat ulama tersohor karena berkomentar dukung Palestina

Saudi memang telah menyatakan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris. 

Suhail al-Jamil, pemuda gay berusia 23 tahun asal Arab Saudi tengah berpose dengan celana pendek di sebuah pantai di Kota Jeddah, 6 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi tangkap pemuda gay bercelana pendek di pantai

Suhail mengunggah foto dirinya bercelana pendek warna coklat dengan corak tutul pada 6 Oktober lalu. Dia memang secara terbuka menyatakan dirinya adalah kaum penyuka sesama jenis.

Gereja Ath-Thahirah berlokasi di Kota Mosul, Irak. ISIS merusak bangunan ini pada 2014. (mesopotamiaheritage.org)

UEA bangun kembali dua gereja dirusak ISIS di Mosul

UEA juga akan membangun kembali Masjid Agung An-Nuri, berusia lebih dari 840 tahun. Di masjid inilah, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dengan dirinya sebagai khalifah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Calon raja Saudi surati presiden Iran minta berdamai

Pesan ingin disampaikan Bin Salman kepada Iran adalah ingin membahas isu bilateral, kondisi kawasan, dan bagaimana bisa mengakhiri perang  Yaman tanpa mempermalukan Saudi.





comments powered by Disqus