kabar

Israel akan bangun tembok keamanan di sepanjang perbatasan dengan Libanon

Pembangunan dimulai bulan depan.

28 Juni 2017 11:17

Israel bulan depan mulai membangun tembok keamanan di sepanjang perbatasannya dengan Libanon.

Salah satu alasan untuk membangun tembok itu adalah buat mencegah anggota milisi Hizbullah menyusup ke dalam wilayah Israel. Kementerian Pertahanan Israel menduga Hizbullah bakal mencoba menghentikan proses pembangunan tembok tersebut.

Menurut stasiun televisi Channel 2, untuk tahap pertama pendirian tembok keamanan itu dilakukan di wilayah barat Galilea, dekat Hanita dan Shlomi. Pembangunan selanjutnya ke arah utara, dekat Metula dan Manara.

Empat kota itu dipilih karena dekat dengan perbatasan Israel-Libanon.

Israel dan Libanon pernah berperang selama 34 hari pada musim panas 2006.

Seorang bocah di Iran mengenakan kaus oblong bergambar wajah mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani. (Sky News)

Nasrallah minta semua milisi Syiah serang markas pasukan Amerika di Timur Tengah

Dalam pertemuan dengan Nasrallah, Sulaimani bilang ingin mati syahid.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah (Hizbullah buat Albalad.co)

Hizbullah bantah rumor soal Hasan Nasrallah sakit jantung

Maher sudah lama dikenal sebagai pengkritik Hizbullah dan memiliki hubungan baik dengan badan-badan intelijen Barat.

Rekaman video memperlihatkan seorang tentara Libanon menghadang pasukan Israel agar tidak melewati batas kedua negara. Kejadiannya di Desa Mais al-Jabal, Distrik Marjayun, Libanon Selatan. (Twitter)

Seorang tentara Libanon todong pasukan Israel agar tidak lewati batas kedua negara

Tentara Libanon tidak disebut namanya ini berteriak ke arah pasukan Israel, "Mundur ke belakang pohon, jangan lewati tapal batas."





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ulama Saudi menolak diwawancarai media Israel saat berziarah ke Kamp Auschwitz

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

24 Januari 2020

TERSOHOR