kabar

Mesir hentikan kebijakan bebas visa bagi warga Qatar

Aturan itu berlaku mulai Kamis pekan ini.

18 Juli 2017 09:40

Kementerian Luar Negeri Mesir kemarin bilang akan mengakhiri kebijakan bebas visa bagi warga negara Qatar. 

"Tidak masuk akal memberikan pengecualian dan keistimewaan bagi Qatar dalam posisinya seperti sekarang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir Ahmad Abu Zaid. 

Mesir bareng Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain sejak 5 Juni lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka beralasan negara Arab mungil itu menyokong terorisme.

Arab Saudi, UEA, dan Bahrain juga menerapkan blokade darat, laut, dan udara terhadap Qatar.

Melalui Twitter, Kementerian Luar Negeri Qatar membenarkan pencabutan bebas visa bagi warga negaranya ingin ke Mesir. Aturan baru mewajibkan visa bagi warga Qatar mau masuk ke Mesir berlaku mulai Kamis pekan ini.

Abu Zaid menambahkan wajib visa untuk warga Qatar tidak berlaku bagi orang Qatar beribu warga Mesir, yang menikah dengan orang Mesir, dan warga Qatar tengah bersekolah di negara Nil itu. 

Blokade dan pemutusan hubungan diplomatik terus berlanjut setelah Qatar menolak 13 syarat normalisasi hubungan diajukan oleh Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir.

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.

Kepala suku Al-Marri Syekh Talib bin Muhammad bin Lahum bin Syuraim. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan 55 orang dari suku Al-Marri

Qatar pernah mencabut kewarganegaraan lebih dari enam ribu orang dari suku Al-Ghufran pada 2005, juga tanpa alasan jelas.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

tkw suriah

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

15 Februari 2019

TERSOHOR