kabar

Sanksi bagi dua pejabat MUI ke Israel tidak jelas

Marsudi Syuhud tidak pernah lagi menghadiri rapat rutin pimpinan MUI saban Selasa.

25 Juli 2017 07:43

Sanksi bagi dua pejabat Majelis Ulama Indonesia (MUI) - Kiai Marsudi Syuhud dan Profesor Istibsyaroh - pernah berkunjung ke Israel Januari lalu hingga kini tidak jelas.

MUI sejatinya sudah membentuk sebuah tim beranggotakan tiga orang untuk meminta klarifikasi sekaligus merekomendasikan sanksi bagi Marsudi dan istibsyaroh. Tim ini meliputi Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI Muhyidin Junaidi, dan Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas.

Anwar Abbas mengaku tidak ada sanksi tertulis bagi Marsudi dan Istibsyaroh. Hanya saja dia menambahkan pimpinan MUI membatalkan keputusan untuk mengangkat Istibsyaroh sebagai ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga. "Saya kira itu juga termasuk sanksi," kata Anwar saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini.

Sedangkan Marsudi, menurut dia, sudah tidak pernah aktif atau datang lagi dalam rapat rutin pimpinan MUI digelar saban Selasa. "Karena dia telah melanggar nilai, dia dikenai sanksi oleh dirinya sendiri. Barangkali dia merasa malu," ujarnya.

Marsudi dan Istibsyaroh termasuk dalam delegasi muslim Indonesia mengunjungi negara Zionis itu, diundang dan dibiayai oleh Australia/Israel and Jewish Affairs Council (AIJAC) - lembaga lobi pro-Israel di Australia. Rombongan beranggotakan sembilan orang ini juga diterima di kediaman Presiden Israel Reuven Rivlin.

Istibsyaroh adalah ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI. Sedangkan Kiai Marsudi Syuhud, juga Ketua PBNU (Pengurus Besar Nashdhatul Ulama), menjabat ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama MUI.


Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Putera mahkota Saudi tiba di Jakarta Senin sore

Ini bakal menjadi lawatan luar negeri pertama Bin Salman setelah citra Saudi dan dirinya ternoda akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.





comments powered by Disqus