kabar

Keluarga di Arab Saudi pendistribusi air Zamzam

Pertama yang membagi-bagikan air Zamzam adalah keluarga Abdul Muttalib, kakek dari Nabi Muhammad.

01 Agustus 2017 09:56

Peziarah atau jamaah haji dan umrah datang ke Makkah biasanya disambut para pemuda membagikan air Zamzam.

Tradisi ini berlaku sejak lebih dari 14 abad silam. Bagi-bagi air Zamzam kala itu untuk mengatasi kelangkaan air. 

Yang tadinya berwenang mendistribusikan air Zamzam itu adalah keluarga Abdul Muttalib, kakek dari Nabi Muhammad. Setelah Rasulullah menguasai Kota Makkah, tugas itu dialihkan kepada keluarga Abbas bin Abdul Muttalib, paman nabi. Kemudian dialihkan kepada keluarga Zubair.

Seiring berjalannya waktu dan jumlah jamaah datang ke Makkah bertambah, akhirnya keluarga-keluarga lain diizinkan membagi-bagikan air Zamzam.

Abdul Hadi Abdul Jalil Zamzami, Kepala Kantor Zamazimah Bersatu, bilang sebelum ada refrogerator keluarga-keluarga Zamazima diterjunkan di Masjid Al-Haram untuk membagikan air Zamzam.

"Tiap keluarga memiliki lokasi masing-masing di Masjid Al-Haram untuk mendistribusikan air Zamzam dalam kendi-kendi kepada para jamaah," kata Abdul Hadi.

Para jamaah biasanya berhubungan dengan keluarga Zamazima untuk mengambil air Zamzam dari sumurnya. 

Menurut Abdul Hadi, mereka mengambil air Zamzam dari sumurnya menggunakan kendi lalu dimasukkan ke dalam botol-botol diberi aroma damar wangi. Baru kemudian dibagi-bagikan kepada para jamaah. 

Tradisi ini berlangsung sampai 1982 ketika Raja Fahad bin Abdul Aziz memutuskan cuma Presidium Dua Masjid Suci boleh mendistribusikan air Zamzam kepada para jamaah di Masjid Al-Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Abdul Hadi menambahkan kantornya saban tahun mendistribusikan air Zamzam kepada lebih dari dua juta jamaah.

 

 

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi bagikan satu juta chip telepon dan Internet bagi jamaah haji

Jamaah kebagian chip itu dapat langsung menggunakan untuk menelepon atau berselancar di dunia maya.

Syekh Adil al-Kalbani, mantan imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (YouTube)

Mantan imam Masjid Al-Haram kritik pemisahan saf lelaki dan perempuan gunakan partisi

Syekh Adil menegaskan pemisahan saf lelaki dan perempuan terjadi saat ini tidak memiliki akar dalam tradisi Islam dan itu merupakan bentuk paranoid (ketakutan sekali) terhadap kaum hawa.

Putera Mahkota Arab Saudi bin Salman saat berada di atap Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Anak Raja Salman dikecam karena naik ke atap Kabah

Ratusan aparat keamanan mengelilingi Kabah dan hanya menyisakan dua jalur bagi jamaah buat bertawaf.





comments powered by Disqus