kabar

Selama musim haji posisi kiswah dinaikkan tiga meter

Bukan sekadar disentuh bahkan ada yang nekat mengambil sebagian kiswah.

10 Agustus 2017 08:31

Posisi kain penutup Kabah (kiswah) Selasa lalu telah dinaikkan sekitar tiga meter. Kebijakan ini dilakukan selama musim haji untuk menghindari kerusakan.

Posisi lowong itu kini ditutupi kain katun putih setinggi dua meter, seperti dilansir Saudi Gazette.

Muhammad Bajuda, Dirketur Jenderal Kompleks Raja Abdul Aziz Urusan Kiswah, bilang tindakan itu dilakukan agar kain penutup Kabah itu tidak rusak. "Ada sangat banyak jamaah ingin menyentuh penutup Kabah, sehingga bisa menimbulkan kerusakan,"

Bukan sekadar disentuh bahkan ada yang nekat mengambil sebagian kiswah. Tiga tahun lalu, jamaah umrah asal Indonesia, Nur Jannah Amin Sadjo, ditangkap dan sempat ditahan setelah ketahuan menggunting kiswah.

Kiswah akan dikembalikan ke posisi semula setelah musim haji berakhir.

Putera Mahkota Arab Saudi bin Salman saat berada di atap Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Anak Raja Salman dikecam karena naik ke atap Kabah

Ratusan aparat keamanan mengelilingi Kabah dan hanya menyisakan dua jalur bagi jamaah buat bertawaf.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.

Suasana dalam Mal Abraj berlokasi di Menara Zamzam, dekat dengan Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Makkah tak lagi sakral

Di Bali saja, tidak boleh ada bangunan melebihi pura. Di Myanmar diharamkan membangun lebih dari tinggi pagoda.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Berharap berkah kangkangi Kabah

"Sungguh tidak pantas bangunan-bangunan tinggi berada di dekat Kabah," kata Dr. Irfan al-Alawi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

tkw suriah

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

15 Februari 2019

TERSOHOR