kabar

Buah mediasi Syekh Abdullah ats-Tsani

Dia adalah cucu dari emir ketiga Qatar Syekh Abdullah bin Jassim ats-Tsani. Ayahnya, Syekh Ali bin Abdullah ats-Tsani, adalah penguasa keempat Qatar dan abangnya, Syekh Ahmad bin Ali ats-Tsani, merupakan emir kelima Qatar.

20 Agustus 2017 06:45

Setelah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan mesir memutuskan hubungan diplomatik awal Juni lalu, pemerintah Qatar menunjuk Emir Kuwait Syekh Sabah Ahmad al-Jabir as-Sabah sebagai mediator. Tapi hasilnya nihil.

Boikot atas Qatar berlanjut setelah negara Arab supertajir itu menolak 13 tuntutan diajukan Arab Saudi sekawan sebagai syarat buat menormalisasi hubungan.

Memasuki bulan ketiga, salah satu pangeran senior dalam keluarga kerajaan Qatar, Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani berinisiatif untuk meredakan ketangan hubungan kedua negara. Dia melawat ke Arab Saudi dan menemui Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman serta menemui Raja Salman bin Abdul Aziz. Hasilnya menggembirakan.

Arab Saudi membuka perlintasan Salwa, satu-satunya perbatasan darat antara Arab Saudi dan Qatar, untuk mengizinkan jamaah haji Qatar memasuki negara Kabah itu.

Saudi Arabian Airlines, maskapai milik pemerintah Saudi, mengalokasikan tujuh pesawat Beoing untuk mengangkut seluruh jamaah haji Qatar langsung dari Ibu Kota Doha menuju Kota Jeddah. Jamaah haji melalui jalan darat juga bakal diterbangkan secara gratis dari Dammam dan Al-Ahsa.

Semuanya atas perintah Raja Salman dan tanpa dipungut biaya. Penguasa negeri Dua Kota Suci ini bilang semua jamaah haji Qatar adalah tamu kerajaan.

Raja Salman juga memerintahkan pembukaan sebuah layanan khusus bagi warga Qatar untuk menghubungi kerabatnya di Arab Saudi buat urusan pribadi atau bisnis.

Meski bukan utusan resmi pemerintah, Syekh Abdullah ats-Tsani berhasil memainkan perannya sebagai penengah. Maklum saja, dia bukan tokoh sembarangan. Dia adalah cucu dari emir ketiga Qatar Syekh Abdullah bin Jassim ats-Tsani.

Ayahnya, Syekh Ali bin Abdullah ats-Tsani, adalah penguasa keempat Qatar dan abangnya, Syekh Ahmad bin Ali ats-Tsani merupakan emir kelima Qatar.

Syekh Ahmad bin Ali ats-Tsani kemudian dikudeta oleh sepupunya, Syekh Khalifah bin Hamad ats-Tsani, kakek dari penguasa Qatar saat ini, Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani, pada 22 Februari 1972.   

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.

Kepala suku Al-Marri Syekh Talib bin Muhammad bin Lahum bin Syuraim. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan 55 orang dari suku Al-Marri

Qatar pernah mencabut kewarganegaraan lebih dari enam ribu orang dari suku Al-Ghufran pada 2005, juga tanpa alasan jelas.





comments powered by Disqus