kabar

Tiga lelaki gerayangi ratu kecantikan Maroko

Kejadian itu menimpa Fathi Jamali Selasa siang lalu di sebuah pantai.

25 Agustus 2017 00:48

Ratu kecantikan asal Maroko Fathimah az-Zahra al-Jamali, tersohor dengan nama Fathi Jamali, nyaris menjadi korban pemerkosaan.

Pemenang kontes Miss Arab 2014 itu mengaku lewat Snap Chat Rabu lalu. Dia bilang sehari sebelumnya dirinya menjadi korban pelecehan seksual saat mengunjungi sebuah pantai di Tanjah, kota pantai di barat daya Maroko. Kejadiannya siang.  

Fathi menceritakan dia baru berjalan 50 meter dari lokasi mobilnya diparkir ketika tiga lelaki mendekat. Ketiga pria itu kemudian mulai mengeluarkan kata-kata kotor dan menggerayani tubuh Fathi.  

Pengakuan Fathi muncul sehari setelah unjuk rasa besar-besaran di sejumlah kota di Maroko, seperti Agadir, Kasablanka, dan Ibu Kota Rabat. Demonstran mengecam fenomena pemerkosaan kini marak di negara Arab magribi itu.

Protes massal ini berlangsung setelah pekan lalu tiga pemuda memperkosa seorang gadis cacat mental dalam sebuah bus. Polisi Maroko sudah menahan enam lelaki dalam kasus ini.  

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman kucilkan satu suku karena tolak proyek Kota Neom

"Tidak ada Internet, tidak ada saluran komunikasi," kata Alia.

Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibh Kota Damaskus, Suriah. (NPA)

Saudi segera buka lagi kedutaannya di Damaskus

Kepala badan intelijen Saudi bertemu bos intelijen Suriah di Damaskus Senin lalu.

Menteri Keuangan Qatar Ali Syarif al-Imadi pada 6 Mei 2021 diberhentikan atas tuduhan korupsi. Dia sudah menduduki jabatan itu sejak 2013. (Gulf Business)

Qatar perintahkan tangkap menteri keuangan atas tuduhan korupsi

Emir Qatar telah memberhentikan Al-Imadi dari jabatannya.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.





comments powered by Disqus