kabar

Jago karate cilik dari Aleppo

"Saya ingin menjadi juara dunia," tutur Nur.

04 September 2017 06:23

Nur Satut sebaya dengan umur perang telah berkecamuk di negaranya. Seperti jutaan anak Suriah lainnya terusir dari rumah mereka, dia juga telah kehilangan terlalu banyak.

Tapi dia telah menemukan cara untuk lari dari penderitaan dihadapi saban hari. "Satu hal paling saya suka adalah olahraga," katanya kepada NBC News. Dan kegemarannya adalah karate.

Desember tahun lalu, bocah perempuan berumur enam tahun ini bareng orang tuanya meninggalkan kampung halaman mereka di timur Aleppo, sebagai bagian dari kesepakatan antara pemerintah Suriah dengan pemberontak.

Namun tempat tinggal mereka pun kini jadi sasaran pengeboman pasukan rezim Basyar al-Assad. Wasim Satut mengaku dia selalu takut kehilangan istri dan putrinya itu. Mereka sekarang menyewa sebuah rumah hanya dilengkapi satu kamar tidur.

"Tidak gampang bagi saya untuk terus bertahan hidup," kata lelaki 53 tahun, pemegang ban hitam karate ini. "Saya bersumpah saya merasa kematian selalu menghantui tiap hari."

Satut bilang dengan mengajarkan karate kepada Nur, mereka bisa melalui kesukaran hidup. Dia melatih Nur saban hari. "Mimpi saya adalah Nur menjadi juara karate," ujarnya.

Anak perempuan bermata cerah itu pun senang belajar karate. "Saya ingin menjadi juara dunia," tuturnya.

Seperti makna namanya, Satut berharap Nur bisa menjadi cahay di tengah gulita Perang Suriah.

Peta Selat Hormuz, Iran. (Al-Jazeera)

Raja Salman setujui penempatan pasukan Amerika di Arab Saudi

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Menteri luar negeri Israel dan Bahrain bertemu bahas Iran

Katz menyebut pertemuannya dengan Khalid menunjukkan kian mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi bagikan satu juta chip telepon dan Internet bagi jamaah haji

Jamaah kebagian chip itu dapat langsung menggunakan untuk menelepon atau berselancar di dunia maya.





comments powered by Disqus