kabar

Putera Mahkota Arab Saudi kunjungi Israel

Arab Saudi beberapa kali memiliki posisi mirip dengan negara Bintang Daud itu, terutama menyangkut Iran.

11 September 2017 10:04

Putera Mahkota sekalgus Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dikabarkan diam-diam mengunjungi Israel awal pekan lalu.

Mengutip Sputnik, Israel Broadcasting Corporation melaporkan anak kesayangan Raja Salman bin Abdul Aziz itu mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pejabat tingkat tinggi Israel. "Seorang pangeran dari Arab Saudi mengunjungi Israel secara rahasia beberapa hari lalu dan membahas gagasan untuk mendorong perdamaian di kawasan dengan beberapa pejabat senior Israel."

Namun tidak ada penjelasan berapa hari Pangeran Muhammad bin Salman melawat ke negara Zionis tersebut. Juga tidak diketahui apakah calon penguasa negara Kabah ini juga bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Kementerian luar negeri Israel dan Arab Saudi menolak mengomentari laporan itu.

Arab Saudi memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, tapi pada Konferensi Tingkat Tinggi Liga Arab di Ibu Kota Beirut, Libanon, 2002, Saudi menawarkan proposal perdamaian antara Israel dan negara-negara Arab, jika Palestina menjadi negara merdeka dan berdaulat dengan ibu kota Yerusalem Timur. Namun Israel menolak gagasan itu.

Meski tidak mengakui Israel, Arab Saudi beberapa kali memiliki posisi mirip dengan negara Bintang Daud itu, terutama menyangkut Iran. Saudi dan Israel sama-sama menganggap Iran sebagai penyokong terorisme dan ancaman perdamaian dunia.

Laporan soal lawatan Pangeran Muhammad bin Salman ke Israel ini muncul setelah Rabu pekan lalu Netanyahu menyatakan negaranya kini memiliki kualitas hubungan tidak pernah disangka-sangka dengan dunia Arab. "Apa yang terjadi sekarang dengan negara-negara Arab tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kami dan bahkan saat kami meneken perjanjian damai," ujar Netanyahu.   

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

DPR Amerika sahkan beleid berikan sanksi terhadap Bin Salman

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan Khashoggi tewas lewat pembunuhan berencana dan diketahui oleh Bin Salman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.





comments powered by Disqus