kabar

Besok bakal ada demonstrasi besar di Arab Saudi

"Demonstrasi besok untuk menentang pemerintah," kata seorang sumber Albalad.co di Riyadh hari ini.

14 September 2017 17:39

Kabar akan ada unjuk rasa besar-besaran besok di Arab Saudi sudah beredar luas melalui media sosial sejak awal pekan ini. Mereka akan menuntut pergantian rezim Bani Saud dinilai korup dan diktator.

Tapi tidak ada satu pun media massa di Arab Saudi memberitakan rencana unjuk rasa besok. Mengkritik atau mengecam penguasa merupakan kejahatan di Arab Saudi.

"Demonstrasi besok untuk menentang pemerintah," kata seorang sumber Albalad.co di Riyadh hari ini. Namun dia belum bisa memastikan di mana titik kumpul massa dan mulai jam berapa protes dilakukan.

Dia menambahkan Mufti Agung Arab Saudi Syekh Abdul Aziz bin Abdullah asy-Syekh melalui siaran televisi semalam sudah menyerukan kepada seluruh rakyat Arab Saudi untuk tidak turun ke jalan buat berunjuk rasa. Kalau demosntrasi besok terwujud, ini bakal menjadi unjuk rasa pertama sejak negara Kabah itu dibentuk pada 1932.

Sumber Albalad.co lainnya bilang demonstrasi direncanakan berlangsung di semua kota di Arab Saudi sehabis salat Jumat. "Demonstrasi sudah direncanakan jauh-jauh hari sebelum Qatar diblokade dan ditunda beberapa kali," ujarnya.

Memang sempat muncul kabar rakyat Arab Saudi akan berdemonstrasi ke jalan menentang pemerintah pada 25 April lalu. Namun rencana protes itu tidak terlaksana.

Raja Hamad bin Isa al-Khalifah dari Bahrain. (Albawaba)

Raja Bahrain kembalikan status kewarganegaraan 551 warganya

Dalam pengadilan massal pekan lalu, 138 orang diputus kehilangan kewarganegaraannya.

Petugas kebersihan mengumpulkan ribuan jangkrik mati di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

Maha as-Subaii (28 tahun) dan adiknya Wafa as-Subaii (25 tahun), dua gadis asal Arab Saudi meminta suaka ke Georgia. (Twitter/@GeorgiaSisters)

Dua gadis Arab Saudi minta suaka ke Georgia

Bulan lalu, dua perempuan Saudi kabur ke Hong Kong dan berhasil mendapatkan visa setelah bersembunyi di sana berbulan-bulan. Keduanya telah mendapat suaka di sebuah negara.

Peta baru Timur Tengah versi Amerika Serikat, menunjukkan Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel. (Screenshot)

Amerika terbitkan peta baru memasukkan Golan sebagai wilayah Israel

Peta baru Timur Tengah versi Amerika itu tetap menunjukkan Tepi Barat sebagai wilayah jajahan Israel.





comments powered by Disqus