kabar

Titik kumpul massa buat protes di Arab Saudi hari ini

Jika terlaksana, ini bakal menjadi demonstrasi pertama di negara Kabah itu.

15 September 2017 10:32

Penggerak demonstrasi besar-besaran bertajuk Gerakan 15 September sejak semalam sudah menentukan titik kumpul di beragam kota di Arab Saudi untuk berunjuk rasa hari ini. Demonstrasi akan mulai digelar sehabis salat Jumat.

Warga Arab Saudi ingin ikut dalam protes pertama sejak negara Kabah itu dibentuk diminta berhati-hati agar tidak ketahuan oleh aparat keamanan.

Sebab sejak akhir pekan lalu polisi Arab Saudi sudah menangkap 20 orang, termasuk Pangeran Abdul Aziz bin Fahad merupakan putra dari mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz serta dua ulama, Syekh Salman al-Audah dan Syekh Muhammad Awad al-Qarni. 

"Massa ingin melakukan protes diminta berkumpul di masjid telah ditentukan di masing-masing kota," kata sumber Albalad.co di Ibu Kota Riyadh semalam. 

Dia bilang lokasi titik kumpul massa itu di antaranya Masjid Al-Ulaya di Riyadh, Masjid Muhammad bin Abdul Aziz (Jeddah), Masjid Jami Al-Kabir (Khobar), Masjid Faisal bin Turki (Al-Ahsa), Masjid Malik Fahad (Dammam), Masjid Asy-Syakirin (Jizan), dan Masjid Tabuk (Madinah).

Sumber Albalad.co ini menambahkan unjuk rasa besar-besaran ini memprotes rezim Bani Saudi yang korup dan otoriter.

Sumber Albalad.co lainnya mengungkapkan demonstrasi besar ini sudah lama direncanakan. Mulanya ingin digelar pada 25 April lalu namun gagal, kemudian dijadwalkan pada 7 Ramadan, juga tidak terlaksana. 

Situasi politi dalam negeri Arab Saudi memanas sejak Raja Salman bin Abdul Aziz naik takhta pada Januari 2015. Di tahun itu muncul surat terbuka dari seorang pangeran senior, menyerukan kudeta atas Raja Salman.

Suhu makin memanas lantaran ada persaingan sengit antara Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Nayif dengan Pangeran Muhammad bin Salman, adik sepupunya sekaligus anak dari Raja Salman.

Hingga akhirnya Pangeran Muhammad bin Salman berhasil menyingkirkan pesaingnya itu pada 21 Juni lalu, sehingga dia naik menjadi putera mahkota.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Putera mahkota Saudi tiba di Jakarta Senin sore

Ini bakal menjadi lawatan luar negeri pertama Bin Salman setelah citra Saudi dan dirinya ternoda akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Putera Mahkota Arab Saudi bin Salman saat berada di atap Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Anak Raja Salman dikecam karena naik ke atap Kabah

Ratusan aparat keamanan mengelilingi Kabah dan hanya menyisakan dua jalur bagi jamaah buat bertawaf.

Putera Mahkota Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz keluar dari dalam Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Lawatan anak Raja Salman ke Indonesia terkesan dirahasiakan

Berbeda dengan lawatan sang ayah, Raja Salman. Gembar gembornya sudah terdengar sebulan sebelumnya





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

tkw suriah

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

15 Februari 2019

TERSOHOR