kabar

Tunisia bolehkan perempuan muslim nikahi lelaki non-muslim

Tunisia, 99 persen penduduknya beragama Islam, sejak 1956 melarang poligami.

15 September 2017 19:01

Tunisia akhirnya menghapus undang-undang melarang perempuan muslim atau muslimah menikah dengan lelaki non-muslim, berlaku sejak 1973.

Alhasil, muslimah Tunisia bebas menikah dengan lelaki non-muslim. Aturan baru ini langsung berlaku segera.  

"Saida Garrakh, juru bicara Presiden Tunisia Muhammad al-Baji Qaid as-Sibsi, mengumumkan pembatalan beleid itu melalui Facebook kemarin. "Selamat kepada kaum hawa Tunisia atas pencerahan hak kebebasan untuk memilih pasangan hidup," katanya.

Pengumuman ini muncul setelah Presiden Sibsi bulan lalu menyerukan pembatalan akta tersebut. Dalam pidatonya di peringatan Hari Perempuan, dia menegaskan larangan muslimah menikahi pria kafir melanggar konstitusi baru Tunisia disahkan tiga tahun lalu.   

Hingga kini, lelaki bukan penganut Islam kalau ingin menikah dengan perempuan muslim harus masuk Islam lebih dulu, dan menyerahkan sertifikat mualafnya sebagai bukti. Sedangkan pria muslim Tunisia dibebaskan kawin dengan wanita non-muslim.

Tunisia memang dikenal sebagai negara Arab paling progresif dalam urusan hak-hak kaum hawa. Juli lalu, parlemen Tunisia mengesahkan amandemen undang-undang menghapus pasal memboleh pelaku menikahi korban dia perkosa agar terhindar dari hukuman.

Tunisia, 99 persen penduduknya beragama Islam, sejak 1956 melarang poligami.

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Irak tangkap mufti ISIS berbadan gembrot

Syifa adalah orang mengeluarkan fatwa untuk melaksanakan hukuman mati dan menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Mosul, termasuk kubur Nabi Yunus. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

21 Januari 2020

TERSOHOR