kabar

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.

18 September 2017 22:42

Snap Inc. kemarin bilang pihaknya memenuhi permintaan pemerintah Arab Saudi untuk memblokir akses ke artikel dan video-video berita Al-Jazeera pada aplikasi media sosial Snapchat bagi penduduk di negara Kabah itu.

Serang juru bicara Snap mengungkapkan stasiun televisi Al-Jazeera dalam bahasa Arab di Snapchat Discover, tersedia sejak Mei lalu, dihapus dari aplikasi versi Arab Saudi. Meski begitu, artikel-artikel Al-Jazeera masih bisa dibuka para pengguna Snapchat di 14 negara Timur Tengah lainnya.

Keputusan Snap ini bisa memicu ketegangan antara stasiun televisi milik Qatar tersebut dengan empat negara Arab telah memutus hubungan diplomatik dan melakukan blokade ekonomi terhadap negara kaya gas itu. "Langkah Snap itu kelihatan sebagai upaya untuk membungkam kebebasan berkepresi," kata seorang juru bicara Al-Jazeera.

Arab Saudi bareng Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir, sejak 5 Juni lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Keempat negara Arab ini beralasan Qatar menykong terorisme.

Arab Saudi, UEA, dan Bahrain juga memberlakukan blokade darat, laut, dan udara terhadap Qatar. Boikot berlanjut setelah Qatar menolak 13 syarat diajukan Arab Saudi sekawan buat menormalisasi hubungan.

Menurut Al-Jazeera, situs dan aplikasinya sudah diblokir di Arab Saudi sejak Mei lalu.

Seorang juru bicara Snap bilang pihaknya menghapus Al-Jazeera dalam aplikasi Snapchat karena mematuhiu aturan berlaku di Arab Saudi. "Kami berusaha mematuhi aturan-aturan lokal di negara-negara tempat kami beroperasi," ujarnya.

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Kepala suku Al-Marri Syekh Talib bin Muhammad bin Lahum bin Syuraim. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan 55 orang dari suku Al-Marri

Qatar pernah mencabut kewarganegaraan lebih dari enam ribu orang dari suku Al-Ghufran pada 2005, juga tanpa alasan jelas.

Barik bin Hadi al-Marri saat diwawancarai Al-Arabiya soal pelaksanaan haji 2017. Dia memuji pemerintah Arab Saudi atas kelancaran pelaksanaan haji. (Al-Arabiya)

Qatar tangkap warganya sepulang dari berhaji

Barik al-Marri ditahan karena memuji Arab Saudi atas kelancaran pelaksanaan haji.





comments powered by Disqus