kabar

Amerika resmikan pangkalan militer pertamanya di Israel

Di era Presiden Barack Obama, Amerika mendirikan gudang senjata di Israel, juga boleh dipakai oleh negara Zionis itu atas persetujuan Amerika.

20 September 2017 16:45

Amerika Serikat Senin lalu meresmikan pangkalan militer permanen pertamanya di Israel.

Beberapa lusin serdadu Amerika bakal tinggal dalam markas berlokasi di dalam sekolah Divisi Pertahanan Udara Angkatan Udara Israel di Negev. Sejumlah pejabat tinggi Amerika menghadiri pembukaan pangkalan Amerika itu.

Komandan Divisi Pertahanan Udara Brigadir Jenderal Zvi Haimovich bilang pembukaan pangkalan militer Amerika tersebut menggambarkan eratnya kerja sama militer antara kedua negara. Namun dia menolak menjelaskan lebih lanjut mengenai apa saja kegiatan tentara Amerika itu.

"Pangkalan ini memiliki alokasi sumber daya signifikan," katanya. "Keberadaan markas militer Amerika itu idbenarkan dan perlu, serta menjadi bagian dari aset Amerika Serikat di Israel."

Para prajurit Amerika telah mengoperasikan sistem radar X-Band mampu mendeteksi serangan peluru kendali balistik. Sistem ini sudah ditempatkan di Negev pada 2009.

Di era Presiden Barack Obama, Amerika mendirikan gudang senjata di Israel, juga boleh dipakai oleh negara Zionis itu atas persetujuan Amerika.

Seorang pemberontak menginjak poster Qaddafi di depan gerbang Bab al-Aziziyah, kompleks kediaman pemimpin Libya Muammar Qaddafi, di Ibu Kota Tripoli pada September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perebutan Tripoli tewaskan 278 orang

Situasi keamanan di Libya terus memburuk setelah rezim Muammar al-Qaddafi tumbang pada 2011.

Upacara peletakan batu pertama pembangunan kuil Hindu perdana di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 20 April 2019. (Gulf Business)

Kuil Hindu pertama dibangun di Abu Dhabi

Ini juga bakal menjadi kuil Hindu perdana di Timur Tengah.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA bentuk Kementerian Kemungkinan pertama di dunia

Tiga tahun lalu, UEA membentuk Kementerian Kebahagiaan dan Kementerian Toleransi, juga pertama di dunia.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman larang pangeran-pangeran tidak setia pergi keluar negeri

Masih ada sekitar seratus anggota keluarga kerajaan menghuni penjara bawah tanah di istana Bin Salman.





comments powered by Disqus