kabar

Gelar Miss Turkey 2017 dicopot karena bersimpati dengan pelaku kudeta Juli 2015

Dua tahun lalu, mantan Miss Turkey Merve Buyuksarac divonis 14 bulan penjara dengan masa percobaan lima tahun.

25 September 2017 02:35

Panitia dari Miss Turkey Organization Jumat pekan lalu mencopot gelar Miss Turkey 2017 disandang Itir Esen. Perempuan 18 tahun ini memenangi kontes kecantikan itu sehari sebelumnya.

Alhasil, Esen, mahasiswi sekaligus model, batal mengikuti Miss World 2017, bakal digelar di Cina November tahun ini.

Keputusan tersebut keluar setelah Miss Turkey Organization menemukan Esen pernah menulis di akun Twitternya soal kudeta Juli 2015. Dalam peringatan setahun usaha menumbangkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Esen menyatakan simpatinya kepada pelaku.

Untuk memperingati Hari Syuhada 15 Juli, saya memulai periode saya pagi ini. Saya merayakan hari itu dengan berdarah-darah mewakili darah para syuhada," tulis Esen Juli tahun lalu.

Panitia baru mengetahui cuitan Esen itu setelah pemenang Misss Turkey 2017 diumumkan. Setelah menggelar rapat berjam-jam, akhirnya diputuskan untuk membatalkan gelar diraih Esen.

Presiden Miss Turkey Organization Can Sandikclogu menyesalkan atas cuitan Esen di Twitter. "Tidak mungkin bagi Miss Turkey Organization, bertujuan mengenalkan dan mendukung Turki di panggung internasional, menerima cuitan semacam itu," katanya.  

Panitia akhirnya memberikan gelar Miss Turkey 2017 kepada pemenang kedua, Asli Sumen. Gadis ini pun berhak mewakili Turki di ajang Miss Wrld 2017.

Di akun Instagramnya, Esen meminta maaaf atas kesalahpaman terjadi. "Saya cuma ingin bilang, sebagai gadis 18 tahun, saya tidak memiliki agenda politik ketika menulis hal itu di Twitter."

Presiden Erdogan langsung menumpas kaum oposisi setelah kudeta gagal pada Juli 2015. Ribuan pegawai negeri dipecat, wartawan dan politisi dari kelompok pembangkang dipenjara. Dia kemudian memenangkan referendum kian memperkuat kekuasaannya.

Ini bukan kali pertama pemenang Miss Turkey menuai kontroversi. Dua tahun lalu, pihak kejaksaan Turki menyelidiki mantan Miss Turkey Merve Buyuksarac karena menyebarluaskan pesan-pesan kebencian terhadap Erdgan melalui Internet. Dia akhirnya divonis 14 bulan penjara dengan masa percobaan lima tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid menerima kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Twitter)

Peraih Nobel Perdamaian asal Inggris nominasikan Bin Zayid dan Netanyahu buat Nobel Perdamaian 2021

Lord David Trimble bareng John Hume pada 1998 menerima Nobel Perdamaian atas upaya mereka mengakhiri konflik Inggris-Irlandia Utara.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kota Jeddah, Arab Saudi, mengantar pulang MR, bocah tujuh tahun ditelantarkan orang tuanya sejak dilahirkan. Dia tiba di Jakarta pada 24 November 2020. (KJRI Jeddah buat Albalad.co)

KJRI Jeddah antar pulang bocah ditelantarkan orang tuanya ke Indonesia

Ibunya dideportasi karena melanggar aturan imigrasi Saudi.

Paspor milik Aimadoula Waili, ulama Uighur sedang diburu Cina di Arab Saudi. (Supplied)

Saudi tangkap ulama Uighur buruan Cina

Dalam lawatannya ke Cina Februari tahun lalu, Bin Salman menyatakan dukungan terhadap upaya Cina memerangi terorisme dan ekstremisme di Xinjiang.

Putera Mahkkota Bahrain Syekh Salman bin Hamad al-Khalifah mengundang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk datang berkunjung ke negara Arab Teluk itu. Undangan itu dia sampaikan saat berbicara dengan Netanyahu lewat telepon pada 23 November 2020. (crownprince.bh)

Netanyahu segera melawat ke Bahrain

Kalau Netanyahu jadi berkunjung ke Bahrain, maka itu menjadi negara Arab Teluk ketiga dia datangi setelah Oman pada Oktober 2018 dan Arab Saudi di bulan ini.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Peraih Nobel Perdamaian asal Inggris nominasikan Bin Zayid dan Netanyahu buat Nobel Perdamaian 2021

Lord David Trimble bareng John Hume pada 1998 menerima Nobel Perdamaian atas upaya mereka mengakhiri konflik Inggris-Irlandia Utara.

26 November 2020

TERSOHOR