kabar

Raja Salman izinkan perempuan Saudi menyetir mobil mulai tahun depan

Arab Saudi selama ini menjadi satu-satunya negara di dunia mengharamkan kaum hawa mengemudi mobil.

27 September 2017 07:40

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemarin mengeluarkan keputusan bersejarah. Dia memerintahkan perempuan di negara Kabah itu boleh memiliki surat izin mengemudi mulai Juni tahun depan, sehingga mereka boleh menyetir mobil. 

Meski tidak aturan tertulis, Arab Saudi selama ini menjadi satu-satunya negara di dunia mengharamkan kaum hawa mengemudi mobil. Siapa saja ketahuan menyetir bisa dipenjara dan didenda. 

Karena itu, perempuan-perempuan di Arab Saudi bergantung pada kerabat lelaki untuk mengantarkan mereka ke sekolah, kantor, dan kegiatan lainnya. Bagi keluarga mampu, mereka mempekerjakan sopir pribadi.

"Ini sebuah kemenangan besar bagi banyak perempuan Saudi," kata Latifah Syaalan, anggota Majelis Syura Arab Saudi. " Ini sebuah isu sudah diperjuangkan kaum hawa di Saudi selama berpuluh-puluh tahun."

Wartawan perempuan Ghada Ghunaim bilang keputusan Raja Salman ini bakal berdampak besar terhadap perekonomian Arab Saudi. Sebab, saban tahun Saudi menghasilkan sarjana perempuan lebih banyak ketimbang lelaki. 

Dia menambahkan dekrit Raja Salman itu akan membantu banyak keluarga menengah ke bawah di Arab Saudi tidak mampu menggaji sopir pribadi.

 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Kesehatan Raja Salman mencemaskan

Raja Salman juga mengidap sakit punggung dan sakit lutut parah akibat dislokasi sendi.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman sudah pikun

Dia menanyakan kondisi kesehatan Muammar Qaddafi dalam pertemuan dengan delegasi Libya.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman ganti kabinet

Menteri Luar Negeri Adil al-Jubair dicopot.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.





comments powered by Disqus