kabar

Delapan hal ini masih belum bisa dilakukan perempuan Arab Saudi

Keputusan Raja Salman untuk mengizinkan perempuan Saudi mengemudi dinilai sebagai upaya mengalihkan isu dari kegagalan kebijakan regional dan penangkapan para aktivis dan ulama di dalam negeri.

27 September 2017 22:01

Kaum hawa di Arab Saudi kemarin bersorak. Sebab apa yang mereka impikan dan perjuangkan berpuluh-puluh tahun terwujud setelah Raja Salman bin Abdul Aziz mengizinkan perempuan memiliki surat izin mengemudi mulai Juni tahun depan, sehingga bisa menyetir mobil sendiri.

Ini sebuah keputusan bersejarah. Mirip dekrit Raja Faisal bin Abdul Aziz ketika membolehkan kaum hawa di negara Kabah itu bersekolah. Juga seperti perintah Raja Abdullah bin Abdul Aziz memberikan kesempat perempuan menjadi anggota Majelis Syura.

Meski tidak ada aturan tertulis, Arab Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia mengharamkan perempuan mengemudi mobil. Kalau ketahuan dapat ditahan dan didenda.

Ada segudang pembenaran disampaikan para pejabat dan ulama Arab Saudi buat melarang kaum hawa menyetir mobil selam ini. Sebagian berpendapat hal itu tidak sesuai budaya Saudi. Beberapa kaum konservatif meyakini perempuan rawan diperkosa bila menyetir mobil. Seorang ulama pernah bilang menyetir bisa merusak rahim perempuan.

Sambutan atas keputusan bersejarah Raja Salman itu juga datang dari tokoh-tokoh dunia, termasuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Namun Madawi ar-Rasyid profesor antropologi sosial di LSE menganggap Raja Salman hanya eekadar ingin mengalihkan perhatian dunia dari beragam kegagalan politiknya. "Raja Saudi membutuhkan perempuan saat ini. Dia perlu publikasi untuk menutup kegagalan kebijakan regionalnya di Suriah, Yaman, dan Qatar," katanya kepada BBC.

Dia menambahkan keputusan itu juga buat meyamarkan penahanan terhadap hampir 40 aktivis hak asasi manusia dan ulama pekan lalu. "Buat mengalihkan dari insiden ini, kita akan melihat perempuan Saudi boleh menyetir akan menjadi berita utama di seluruh dunia," ujar Rasyid. Dia menekankan masih perlu perjuangan panjang untuk benar-benar mencapai kesetaraan gender di Saudi.

Dia menjelaskan masih ada delapan hal tidak bisa dilakukan kaum hawa di negeri Dua Kota Suci tersebut:

1 Pernikahan

Izin untuk menikah harus diberikan oleh wali. Perempuan ingin kawin dengan warga negara asing mesti mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri dan menikah dengan lelaki non-muslim hampir mustahil.

2 Membuka rekening bank

Meski ada beberapa pekerjaan, seperti pegawai toko, tidak memerlukan izin dari muhrimnya, perempuan Arab Saudi belum boleh membuka rekening bank sendiri.

3 Pengadilan adil

Kesaksian seorang perempuan di pengadilan hanya diharga setengah ketimbang lelaki.

4 Pelesir

Perempuan bisa memperoleh paspor dengan izin dari muhrimnya. Kaum hawa biasanya tidak boleh keluar rumah sendirian.

5 Berpakaian

Perempuan Arab Saudi dilarang berdandan biar cantik. Mereka hanya boleh berabaya dan berjilbab serba hitam, kebanyakan juga dilengkapi cadar berwarna hitam pula.

6 Interaksi dengan lelaki

Berbincang atau berbaur dengan lelaki bukan anggota keluarga dilarang. Di tempat-tempat umum, seperti restoran, kampus selalu ada pembagian antara ruang keluarga dan wilayah khusus kaum adam.

7 Perawatan medis penting

Bahkan buat menjalani operasi untuk menyelamatkan nyawanya, perempuan Arab Saudi membutuhkan izin tertulis dari muhrimnya.

8 Hak asuh anak

Kalau bercerai, perempuan Arab Saudi hanya boleh mengasuh anak-anak mereka sampai usia tujuh tahun (lelaki) dan sembilan tahun (perempuan).

Ben Tzion, lelaki Yahudi asal Israel, berpose di dalam Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi. (Times of Israel/Courtesy)

Lelaki Yahudi asal Israel berhasil masuk ke Masjid Nabawi

Ben Tzion mengaku tahun lalu pelesiran ke Kota Qm, Iran. Dia juga pernah ke Beirut dan Amman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi tahan adik Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga dari 34 anggota komite suksesi menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman sebagai putera mahkota.

Nura ad-Dosari, gadis Arab Saudi mengajarkan kaum hawa mengemudi mobil gratis. (Al-Arabiya)

Gadis Saudi ajarkan kaum hawa mengemudi gratis

Raja Salman mengizinkan kaum hawa Arab Saudi menyetir mulai Juni 2018.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Al-Arabiya)

Raja Salman izinkan perempuan Saudi menyetir mobil mulai tahun depan

Arab Saudi selama ini menjadi satu-satunya negara di dunia mengharamkan kaum hawa mengemudi mobil.





comments powered by Disqus