kabar

Pengadilan Makkah bebaskan 13 terdakwa dalam kasus derek jatuh

Sudah dua tahun lebih, keluarga korban belum menerima santunan dijanjikan Raja Salman.

02 Oktober 2017 12:34

Pengadilan pidana di Kota Makkah, Arab Saudi, kemarin membebaskan 13 terdakwa dalam kasus jatuhnya sebuah derek raksasa di Masjid Al-Haram.

Ke-13 terdakwa itu tadinya dituduh lalai sehingga menyebabkan derek tersebut ambruk, di tengah hujan deras dan terpaan angin kencang.

Insiden pada 11 September 2015 itu mengakibatkan 108 jamaah haji tewas dan 238 lainnya luka. Korban meninggal dan cedera juga ada yang berasal dari Indonesia. 

Raja Arab Saudi Salman telah menjanjikan santunan 1 juta riyal bagi keluarga korban wafat dan 500 ribu riyal untuk kerabat korban luka. Namun sudah lewat dua tahun, pihak keluarga belum menerima uang duka. 

Sanksi bagi Saudi Binladin Group, perusahaan konstruksi mengerjakan proyek perluasan Masjid Al-Haram, dicabut setelah peristiwa derek jatuh.

 

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

Sebuah derek raksasa roboh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. I siden pada 11 September 2015 ini menewaskan 108 jamaah haji melukai 238 orang lainnya. (Saudi Gazette)

Pengadilan Makkah putuskan tidak ada uang darah bagi korban derek jatuh

Pengadilan juga membebaskan 13 karyawan Saudi Binladin Group, bertanggung jawab atas pengoperasian derek raksasa, dari semua dakwaan.

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Kasus jatuhnya derek di Masjid Al-Haram harus disidangkan lagi

Pengadilan Makkah telah membatalkan kasus itu dengan alasan tidak memiliki kewenangan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Amerika akan batasi pergerakan menteri Iran hanya enam blok di New York

Zarif hanya diizinkan bergerak di area antara markas PBB, kantor perwakilan Iran untuk PBB, dan kediaman duta besar Iran buat PBB.

17 Juli 2019

TERSOHOR