kabar

Istana Raja Salman diserang, dua pengawal terbunuh

Pelaku adalah warga negara Arab Saudi berumur 28 tahun.

08 Oktober 2017 07:49

Seorang lelaki bersenjata satu senapan serbu Kalashnikov dan tiga bom molotov kemarin menyerang Istana As-Salam di Kota Jeddah, Arab Saudi. Insiden itu menewaskan dua pengawal dan melukai tiga lainnya.  

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Mansur at-Turki mengungkapkan pelaku bernama Mansur bin Hasan bin Ali bin Fahid al-Amiri mulai menembaki para pengawal Istana As-Salam setelah keluar dari mobil. Insiden itu terjadi sekitar pukul 03:15 dini hari.

Kejadian itu menewaskan dua pengawal - Hammad bin Shallah al-Mutairi dan Abdullah bin Faisal as-Subaii - serta melukai tiga pengawal lainnya, yakni Walid bin Ali Syami, Ahmad Saleh al-Qarni, dan Abdullah Hindi as-Subaii.

Mansur bilang pengawal istana lainnya langsung menembak mati pelaku merupakan warga negara Arab Saudi berumur 28 tahun tersebut. Di lokasi kejadian, aparat keamanan menyita sepucuk Kalashnikov dan tiga bom molotov.

Menurut Mansur, penyelidikan tengah dilaksanakan atas serangan  di gerbang barat Istana As-Salam itu. Ketika teror berlaku, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz tengah melawat ke luar Rusia.  

Raja Salman kerap menggunakan Istana As-Salam untuk menerima tamu negara atau memimpin rapat kabinet.  

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman berencana turun takhta pekan depan

Setelah dilantik menjadi raja, Pangeran Muhammad bin Salman akan memusatkan perhatian terhadap Iran.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Saudi bantah Raja Salman segera lengser

Spekulasi itu meluas setelah kemarin Raja Salman kembali ke Ibu Kota Riyadh sehabis lawatannya ke Kota Madinah.

Foto Mansur bin Hasan bin Ali al-Fahid al-Amiri, penyerang Istana As-Salam milik Raja Salman bin Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. Insiden itu berlangsung pada 7 Oktober 2017 dan menewaskan dua pengawal istana. (SPA)

Arab Saudi rilis foto penyerang istana milik Raja Salman

Pelaku membawa sebuah Kalashnikov dan tiga bom molotov

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sempat bingung saat turun dari pesawat setibanya di Ibu Kota Moskow, Rusia, 5 Oktober 2017, karena eskalator emasnya mandek. (Twitter)

Eskalator emas mandek saat Raja Salman turun dari pesawat

Kunjungan Raja Salman ke Rusia ini untuk membahas rendahnya harga minyak global dan krisis Suriah dengan Presiden Vladimir Putin.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

PPMI Mesir keluhkan respon lambat KBRI soal penangkapan lima mahasiswa Indonesia

Sampai saat ini Muhammad Fitrah Nur Akbar masih ditahan di kantor Kepolisian Qism Tsani, Kairo, dengan alasan demi keamanan nasional tanpa penjelasan.

10 Desember 2017

TERSOHOR