kabar

Arab Saudi rilis foto penyerang istana milik Raja Salman

Pelaku membawa sebuah Kalashnikov dan tiga bom molotov

09 Oktober 2017 05:38

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah merilis foto pelaku dan rekaman video menggambarkan suasana setelah serangan terhadap Istana As-Salam di Kota Jeddah, Sabtu lalu.

Insiden terjadi di gerbang barat istana itu menewaskan dua pengawal, Hammad bin Shallah al-Mutairi dan Abdullah bin Faisal as-Subaii. Tiga pengawal lainnya luka, yakni Walid bin Ali Syami, Ahmad Saleh al-Qarni, dan Abdullah Hindi as--Subaii.

Menurut juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Mansur at-Turki teror itu berlangsung sekitar pukul 03:15 dini hari. Pelaku bernama Mansur bin Hasan bin Ali al-Fahid al-Amiri, merupakan warga negara Arab Saudi, menembaki para pengawal dalam mobil Hyundai.

Pengawal istana berhasil menembak mati lelaki 28 tahun itu. Mereka menyita sebuah Kalashnikov dan tiga bom molotov dari dalam mobil pelaku.

Aparat keamanan masih menyelidiki soal motif penyerangan tersebut.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kerap menggunakan Istana As-Salam untuk menerima tamu negara atau memimpin rapat kabinet. Ketika serangan terjadi, dia masih dalam lawatan kenegaraan di Rusia.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman berencana turun takhta pekan depan

Setelah dilantik menjadi raja, Pangeran Muhammad bin Salman akan memusatkan perhatian terhadap Iran.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Saudi bantah Raja Salman segera lengser

Spekulasi itu meluas setelah kemarin Raja Salman kembali ke Ibu Kota Riyadh sehabis lawatannya ke Kota Madinah.

Desain Istana As-Salam di Kota Jeddah, Arab Saudi, milik Raja Salman bin Abdul Aziz. (sshic.com)

Istana Raja Salman diserang, dua pengawal terbunuh

Pelaku adalah warga negara Arab Saudi berumur 28 tahun.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sempat bingung saat turun dari pesawat setibanya di Ibu Kota Moskow, Rusia, 5 Oktober 2017, karena eskalator emasnya mandek. (Twitter)

Eskalator emas mandek saat Raja Salman turun dari pesawat

Kunjungan Raja Salman ke Rusia ini untuk membahas rendahnya harga minyak global dan krisis Suriah dengan Presiden Vladimir Putin.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

PPMI Mesir keluhkan respon lambat KBRI soal penangkapan lima mahasiswa Indonesia

Sampai saat ini Muhammad Fitrah Nur Akbar masih ditahan di kantor Kepolisian Qism Tsani, Kairo, dengan alasan demi keamanan nasional tanpa penjelasan.

10 Desember 2017

TERSOHOR