kabar

Lelaki Saudi gugat tetangganya karena membunuh seekor semut

Hakim menolak memproses karena penggugat tidak bisa menunjukkan surat kuasa dirinya sebagai pengacara semut terbunuh.

10 Oktober 2017 07:56

Delapan tahun lalu, seorang lelaki Arab Saudi tidak disebut namanya menggugat seorang tetangganya lantaran menginjak seekor semut hingga tewas dengan sengaja. Dia menekankan perbuatan itu melanggar ajaran Islam.

"Seekor semut ciptaan Tuhan berhak untuk hidup," kata pria tersebut di hadapan Hakim Muhammad al-Fayiz. Karena itu, dia meminta kepaa hakim agar hukum Ilam ditegakkan terhadap pembunuh seekor semut itu.

Hakim Fayiz bilang kepada penggugat, dirinya tidak bisa memproses gugatan itu kalau penggugat tidak menunjukkan bukti penunjukan dirinya sebagai pengacara oleh orang tua semut terbunuh.

"Kasus ini tidak bisa dilanjutkan lantaran Anda tidak bisa memberikan surat kuasa dari orang tua semut menunjuk Anda sebagai pengacara," ujar Fayiz.

Penggugat itu kaget dengan jawaban hakim. Dia lantas meninggalkan ruangan sidang.

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad Thayyib di Abu Dhabi, 4 Februari 2019. (WAM)

Putera mahkota Abu Dhabi kunjungi Indonesia pekan depan

Ini bakal menjadi kunjungan pertama putera mahkota Abu Dhabi ke Indonesia.

Pencarian pemuda Israel hilang di Bali dihentikan

Aviv berlibur ke Bali sendirian dan ini merupakan lawatan pertamanya ke Indonesia. Dia tiba di Bali pada 25 Mei lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi dukung kebijakan Cina tindas muslim Uighur

Arab Saudi sekawan menyatakan Cina berhasil mengembalikan stabilitas keamanan di Xinjiang dan menjamin hak asasi manusia bagi semua kelompok etnis di sana.

Profesor David Elad dari Universitas Tel Aviv, Israel. (eurekalert.org)

Ilmuwan Israel ciptakan rahim buatan

Para ilmuwan ini berharap rahim buatan itu dapat dijadikan tempat bagi embrio manusia untuk tumbuh dan berkembang.





comments powered by Disqus