kabar

Emir Qatar tiba di Jakarta

Syekh Tamim besok pagi dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

17 Oktober 2017 23:31

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani malam ini tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta untuk kunjungan kenegaraan. 

"Emir dan rombongan mendarat sekitar pukul sebelas malam," kata seorang staf Kedutaan Besar Qatar di Jakarta kepada Albalad.co melalui WhatsApp.

Ini merupakan lawatan pertama Syekh Tamim ke Indonesia sekaligus kunjungan balasan, setelah Presiden Joko Widodo datang ke Qatar pada September 2015.

Dari bandar udara, Syekh Tamim dan 70 anggota rombongannya langsung ke tempat mereka menginap di Hotel Raffles, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Di hotel itu pula Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bermalam ketika melawat awal Maret lalu. 

Syekh Tamim besok pagi dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Sehabis makan siang, dia akan menghadiri forum bisnis digelar di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. 

 

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (tamimhkalthani.com)

Emir Qatar tidak hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk

Dia mengutus menteri negara urusan luar negeri. Sedangkan lima anggota GCC lainnya - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - diwakili rajanya masing-masing.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (Twitter)

Emir Qatar bangun istana di Oman

Hubungan kedua negara kian mesra setelah Qatar diblokade sejak awal Juni tahun lalu.

Presiden Joko Widodo dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Istana Bogor, Jawa Barat, 18 Oktober 2017. (Twitter/@pramonoanung)

Presiden titip 30 ribu warga Indonesia kepada emir Qatar

Kedua negara meneken lima nota kesepahaman tentang pembentukan komisi bersama di bidang transportasi udara, pendidikan, kepemudaan dan olahraga, serta kesehatan.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (Twitter)

Rombongan emir Qatar akan tiba di Soekarno Hatta Selasa malam

Syekh Tamim didampingi 43 penguasaha dan delapan menteri.





comments powered by Disqus