kabar

Pengadilan Makkah putuskan tidak ada uang darah bagi korban derek jatuh

Pengadilan juga membebaskan 13 karyawan Saudi Binladin Group, bertanggung jawab atas pengoperasian derek raksasa, dari semua dakwaan.

24 Oktober 2017 15:50

Sebuah pengadilan di Kota Makkah, Arab Saudi, telah memutuskan tidak ada kompensasi atau uang darah (diyyah) bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, dua tahun lalu.

Insiden di musim haji itu menewaskan 108 jamaah dan melukai 238 orang lainnya. 

Pengadilan juga membebaskan 13 karyawan Saudi Binladin Group, bertanggung jawab atas pengoperasian derek raksasa di kompleks Masjid Al-Haram, dari semua dakwaan.

Jaksa agung Arab Saudi menyatakan bakal mengajukan banding atas putusan pengadilan tersebut. Kalau tidak ada banding diajukan dalam sebulan, maka putusan itu berkekuatan hukum tetap.

Putusan pengadilan ini tidak ada kaitannya dengan keputusan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz, menjanjikan santunan satu juta riyal bagi keluarga korban tewas dan 500ribu riyal untuk korban luka. Tapi hingga kini, pihak kerabat korban belum menerima fulus duka itu.

Dua pekan setelah jatuhnya derek raksasa di Masjid Al-Haram, terjadi tabrakan arus jamaah haji di Mina. Kejadian pada 24 September 2015 ini menewaskan lebih dari 2.400 jamaah haji. 

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

Sebuah derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. Insiden pada 11 September 2015 ini menewaskan 108 jamaah haji dan melukai 238 lainnya. (Saudi Gazette)

Pengadilan Makkah bebaskan 13 terdakwa dalam kasus derek jatuh

Sudah dua tahun lebih, keluarga korban belum menerima santunan dijanjikan Raja Salman.

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Kasus jatuhnya derek di Masjid Al-Haram harus disidangkan lagi

Pengadilan Makkah telah membatalkan kasus itu dengan alasan tidak memiliki kewenangan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

tkw suriah

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

15 Februari 2019

TERSOHOR