kabar

Anak Raja Salman janji bikin Arab Saudi jadi moderat dan terbuka

Arab Saudi juga melarang penganut agama lain memakai simbol agama mereka di depan umum. Di negara ini juga tidak ada tempat ibadah agama lain kecuali masjid.

25 Oktober 2017 01:17

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman kemarin berjanji membikin negara Kabah itu menjadi moderat dan terbuka.

"Kami akan kembali ke situasi kami sebelumnya, sebuah negara Islam moderat dan terbuka bagi semua agama dan dunia," kata Pangeran Muhammad bin Salman dalam sebuah forum ekonomi digelar di Ibu Kota Ryadh, Arab Saudi.

Calon penguasa negara Kabah ini menegaskan Arab Saudi tidak akan menghabiskan waktu 30 tahun ke depan dengan gagasan-gagasan merusak atau radikalisme dan ekstremisme. Dia menekankan akan memberangus ideologi-ideologi radikal saat ini. "Kami bakal mengkahiri ekstremisme dalam waktu sangat segera," ujarnya.

Arab Saudi selama ini mengadopsi paham Wahabi sangat kaku dalam menginterpretasi ajaran Islam. Negeri Dua Kota Suci ini menuding aliran lain dalam Islam, termasuk Sunni, Sufi, dan Syiah bidah atau sesat.

Arab Saudi juga melarang penganut agama lain memakai simbol agama mereka di depan umum. Di negara ini juga tidak ada tempat ibadah agama lain kecuali masjid.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.





comments powered by Disqus