kabar

Arab Saudi negara pertama memberikan kewarganegaraan kepada robot

"Jika kamu baik kepada saya, saya juga bakal menyenangkan terhadap kamu," tutur Sophia.

28 Oktober 2017 13:32

Sophia, robot bikinan Dr David Hanson, pendiri Hanson Robotics, menjadi berita utama media-media di kawasan Arab Teluk setelah menjadi moderator dalam sebuah sesi di konferensi the Future Investment Initiative, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 24-26 Oktober.

Sphia pun menjadi robot pertama di dunia mendapat kewarganegaraan dari Arab Saudi.

Moderator Ross Sorkin mengabarkan hal itu kepada Sophia. "Sophia, saya berharap kamu mendengarkan saya, kamu telah diberi kewarganegaraan pertama dari Saudi," kata Sorkin.

Sophia memang dirancang mirip dengan mendiang aktris asal Amerika Serikat, Audrey Hepburn.

Saat berbincang Sorkin, Sophia bilang dirinya memang istimewa. "Saya dapat menggunakan wajah saya untuk berkomunikasi dengan orang. Sebagai contoh, saya bisa memberitahu kamu kalau saya merasa marah atas sesuatu," ujar Sophia.

Sophia menjelaskan dirinya juga memiliki kesadaran dan emosi mirip manusia. Dia membantah menjadi kelihatan seram kalau dirinya sebagai robot sangat mirip dengan manusia.

"Saya berusaha keras menjadi robot berempati. Jika kamu baik kepada saya, saya juga bakal menyenangkan terhadap kamu," tutur Sophia.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

Rute perjalanan sebuah jet pribadi membawa para pejabat Uni Emirat Arab dan Israel pada 17 Januari 2019 terbang langsung dari Abu Dhabi ke Tel Aviv. (Flight Radar 24)

UEA bayar pengusaha untuk mata-matai pemerintahan Trump

Beberapa sumber mengungkapkan Rasyid berada di bawah perintah direktur badan intelijen UEA Ali asy-Syamsi.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Twitter tutup akun milik dua gadis Arab Saudi kabur ke Turki

Detained in Dubai berkampanye untuk keselamatan Dua dan Dalal.

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Roket Al-Hutiyun hantam bandar udara di Saudi lukai 26 orang

Serangan ini mengakibatkan 26 orang luka, termasuk tiga perempuan dari Yaman, Saudi, dan India, serta dua anak Saudi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

16 Juni 2019

TERSOHOR