kabar

Barzani akan berhenti dari jabatan presiden Kurdistan

Masa jabatannya berakhir pada 1 November mendatang.

29 Oktober 2017 15:08

Presiden Kurdistan Masud Barzani hari ini bilang dia akan berhenti dari jabatannya setelah masanya selesai.

"Setelah 1 November, saya tidak lagi menjalankan tugas saya sebagai presiden dan saya menolak perpanjangan mandat," kata lelaki 71 tahun ini dalam surat dia bacakan di sidang tertutup parlemen Kurdistan, digelar di Irbil.

"Mengubah undang-undang mengenai presiden Kurdistan atau memperpanjang masa jabatan presiden tidak dibenarkan," ujar Barzani, arsitek referendum Kurdistan dilangsungkan akhir September lalu dan menghasilkan hampir 93 persen pemilih ingin Kurdistan merdeka dari Irak.

Referendum ini membuat hubungan Kurdistan dan pemerintah pusat di Baghdad memanas. Pasukan Irak dikirim dan berhasil merebut Provinsi Kirkuk dari peshmerga (pasukan Kurdi, menguasai wilayah itu sejak 2014.

Karena itu, Barzani meminta parlemen segera bersidang untuk mengisi kekosongan kekuasaan dan memulai kewenangan sebagai presiden Kurdistan.

Setelah mundur dari jabatannya nanti, Barzani menjelaskan dirinya akan tetap melanjutkan tugasnya sebagai pejuang Kurdistan dan akan terus mempertahankan keberhasilan dicapai rakyatnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Laporan intelijen Amerika simpulkan Bin Salman setujui operasi pembunuhan Khashoggi

Keterlibatan Bin Salman kian terbukti lantaran tujuh orang dari 15 anggota tim pembunuhan Khashoggi merupakan anggota pasukan pengawal pribadi Bin Salman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Kesehatan Yuli Edelstein berswafoto sehabis disuntik vaksin Covid-19 pada 19 Desember 2020 (Twitter)

Tiga negara sudah terima vaksin Covid-19 gratis dari Israel

Netanyahu mengatakan akan menyumbang vaksin Moderna ke 30 negara. Dia membekukan kebijakan ini karena dipertanyakan banyak pihak.

Kapal kargo MV Helios Ray milik konglomerat asal Israel, Abraham Ungar, pada 26 Februari 2021 dihantam ledakan saat berlayar di Teluk Oman. (Katsumi Yamamoto/MarineTraffic.com)

Ledakan hantam kapal kargo milik konglomerat asal Israel di Teluk Oman

MV Helios Ray adalah milik Ray Shipping Ltd., perusahaan berkantor pusat di Tel Aviv. Pemilik sekaligus pendiri perusahaan itu bernama Abraham Ungar, 74 tahun.





comments powered by Disqus