kabar

Arab Saudi akui penculikan empat pangeran pembangkang

Ketiganya adalah Sultan bin Turki bin Abdul Aziz, Saud bin Saif an-Nasr bin Saud bin Abdul Aziz, dan Turki bin Bandar bin Muhammad bin Abdurrahman.

31 Oktober 2017 06:26

Mantan kepala badan intelijen Arab Saudi Pangeran Turki al-Faisal membenarkan penculikan empat pangeran pembangkang asal negara Kabah itu. Agen-agen keamanan Saudi menculik mereka dan telah membawa mereka kembali ke Riyadh.

Pangeran Turki bilang Interpol telah mengeluarkan surat perintah penangkapan atas keempat pangeran Arab Saudi getol mengkritik rezim berkuasa di negeri Dua Kota Suci tersebut. "Kami tidak ingin mempublikasikan persoalan ini karena kami menganggap ini masalah dalam negeri," katanya dalam wawancara khusus dengan kantor berita Sputnik asal Rusia. "Mereka sudah ada di sini, mereka tidak hilang."

Namun Pangeran Turki tidak menyebut identitas keempat pangerang pembangkang itu.

BBC Agustus lalu melaporkan soal penculikan tiga pangeran Arab Saudi rajin mengecam pemerintah mereka. Ketiganya adalah Sultan bin Turki bin Abdul Aziz, Saud bin Saif an-Nasr bin Saud bin Abdul Aziz, dan Turki bin Bandar bin Muhammad bin Abdurrahman.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi berencana terbitkan visa elektronik buat jamaah umrah

Kementerian Haji dan Umrah akan mengeluarkan sepuluh juta visa buat umrah tahun ini.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat beetemu Presiden Rusia Vladimir Putin. (En.kremlin.ru)

UEA dan Israel gelar dua pertemuan rahasia bahas Iran

Bulan lalu di Ibu Kota Washington DC, Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah bertemu Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, juga membahas isu Iran.

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Pemimpin tertinggi Al-Ikhwan al-Muslimun tidur di lantai sel isolasi

Setelah kudeta militer pada Juli 2013 menumbangkan Muhammad Mursi, presiden sipil pertama terpilih lewat pemilihan umum, Badii ditahan dan Al-Ikhwan al-Muslimun dinyatakan sebagai organisasi terlarang.





comments powered by Disqus