kabar

Raja Maroko ke Indonesia bulan depan

Raja Muhammad dijadwalkan menghadiri Forum Demokrasi Bali.

04 November 2017 19:55

Raja Muhammad dari Maroko dijadwalkan menghadiri Forum Demokrasi Bali, digelar di Bali pada 7 Desember mendatang. Rencana ini disampaikan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burita dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir di kantornya kemarin di Ibu Kota Rabat.

Burita memastikan lawatan Raja Muhammad setelah Fachir menyampaikan undangan dari Ptresiden Joko Widodo buat penguasa negara Arab maghribi tersebut, untuk menghadiri Forum Demokrasi bulan depan, seperti dilansir siaran pers Kementerian Luar Negeri diterima Albalad.co hari ini. 

Dia mengharapkan kedua negara membuat persiapan sebaik-baiknya agar lawatan Raja Muhammad membuahkan hasil konkret. "Rencana kunjungan tersebut akan menjadi bersejarah karena merupakan kali pertamanya kunjungan raja Maroko ke Indonesia," kata Burita.

Fachir menekankan pentingnya bagi negara-negara muslim untuk saling berbagi praktek terbaik dalam mengelola demokrasi bersifat lokal dan berdasarkan nilai Islam luhur. Dia menilai kehadiran Raja Muhammad sebagai momentum untuk menggaungkan kesuksesan sang raja dalam mengelola aspirasi rakyat dan memajukan demokrasi di Maroko. "Indonesia mengundang Maroko sebagai salah satu negara mampu menunjukkan keharmonisan dalam Islam dan demokrasi," ujarnya.

Menurut Fachir, hubungan harmonis kedua negara perlu diterjemahkan dalam kerja sama dan kesepakatan di berbagai bidang berorientasi kepada kebutuhan rakyat, termasuk kerja sama keamanan, perdagangan, dan keagamaan.

Khusus di bidang ekonomi, Indonesia dan Maroko  sepakat untuk mendorong perundingan Preferential Trade Agreement untuk meningkatkan nilai perdagangan kedua negara. Sejauh ini salah satu kendala perdagangan disebabkan tarif bea masuk impor tinggi.

Total nilai perdagangan kedua negara tahun lalu sebesar US$ 157 juta, dengan surplus bagi Indonesia sejumlah US$ 33 juta.

Hubungan diplomatik Indonesia dan Maroko dimulai pada 19 April 1960 dan diresmikan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Soekarno pada 2 Mei 1960. Lawatan ini merupakan kunjungan kepala negara asing pertama setelah Maroko merdeka.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat jamuan makan siang dengan tiga tamunya - Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, Perdana Menteri Slowakia Peter Pellegrini, dan Perdana Menteri Ceko Andreij Babis - di kediaman resminya di Yerusalem. (Twitter/@netanyahu)

Hungaria akan buka kantor dagang di Yerusalem

Kantor dagang itu akan memiliki status diplomatik.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burita. (Middle East Monitor)

Netanyahu bertemu menteri luar negeri Maroko

Netanyahu dijadwalkan ke negara Arab magribi itu bulan depan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.





comments powered by Disqus