kabar

Arab Saudi bekuk Pangeran Al-Walid karena diduga korupsi

Seorang pejabat senior Arab Saudi membenarkan soal pembekukan Pangeran Al-Walid tersebut.

05 November 2017 11:29

Pemilik konglomerasi Kingdom Holding Company (KHC) Pangeran Al-Walid bin Talal termasuk dalam daftar sebelas pangeran ditangkap semalam karena diduga terlibat korupsi.

Surat kabar Al-Iqtisadiyah melaporkan soal penangkapan salah satu orang paling tajir sejagat itu. Seorang pejabat senior Arab Saudi membenarkan soal pembekukan Pangeran Al-Walid tersebut.

Pangeran Al-Walid, pemilik 95 persen saham KHC, memiliki saham di beragam perusahaan dunia, termasuk Citigroup, Twitter, News Corp, jaringan hotel Four Seasons dan Accor.

Selain sebelas pangeran, Arab Saudi juga menahan empat menteri dan sepuluh mantan menteri. Penangkapan tersebut atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi diketuai Putera Mahkota Pangeran Muhammad bi Salman.

Penangkapan ini terkait banjir Jeddah dan wabah virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid bin Talal masih rundingkan harga pembebasannya

Arab Saudi akan mengupayakan ekstradisi atas para tersangka korupsi tinggal di luar negeri.

Pangeran Al-Walid bin Talal, pemilik Kingdom Holding Company. (Arabian Business)

Pangeran Al-Walid dipindah ke penjara khusus teroris

Kamar di Hotel Ritz Carlton di Riyadh sudah bisa dipesan mulai bulan depan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Identitas sebelas pangeran Saudi ditangkap pekan lalu karena berdemonstrasi

Di antaranya adalah Pangeran Bandar bin Abdallah, Pangeran Nayif bin Sultan, dan Pangeran Saud bin Sultan.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2016. Tampak pula Duta besar Indonesia buat Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (Agus Maftuh Abegebriel buat Albalad.co)

Pangeran Al-Walid tolak serahkan harta sebagai syarat pembebasan dirinya

Dia meminta digelar pengadilan terbuka dan menghadirkan saksi-saksi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Duta besar Indonesia jualan produk Pindad kepada Yordania

Jenderal Furaihat ingin mengunjungi Indonesia tahun ini.

19 Januari 2018
India hapus subsidi haji
18 Januari 2018
Gempa goyang Madinah
18 Januari 2018

TERSOHOR