kabar

Daftar pangeran, pengusaha, dan pejabat Arab Saudi ditahan atas dugaan korupsi

Mereka yang ditangkap termasuk Pangeran Al-Walid bin Talal dan Bakr Bin Ladin, pemilik perusahaan konstruksi Saudi Binladin Group.

05 November 2017 20:40

Peristiwa sangat mengagetkan terjadi kemarin malam di Arab Saudi setelah sebelas pangeran, empat menteri, dan sepuluh mantan menteri ditahan atas dugaan korupsi. Penangkapan mereka atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi baru dibentuk kemarin dan diketuai Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman   

Namun hingga kini pemerintah Arab Saudi belum melansir identitas para tersangka dalam kasus dugaan rasuah itu. Al-Arabiya melaporkan mereka dibekuk lantaran terlibat perkara korupsi dalam banjir Jeddah dan wabah virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

Sebelum penangkapan terjadi, muncul sejumlah laporan menyebutkan Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh dikosongkan buat menampung sebelas pangeran ditahan. Bandar udara tempat pendaratan jet pribadi ditutup buat mencegah para pengusaha tajir kabur sebelum dibekuk.

Informasi beredar di media sosial di Arab Saudi menyebutkan mereka ditahan adalah

Pangeran Al-Walid bin Talal, pemilik Kingdom Holding Company.

Pangeran Mutaib bin Abdullah bin Abdul Aziz, mantan Menteri Garda Nasional

Pangeran Turki bin Abdullah, bekas Gubernur Riyadh

Pangeran Turki bin Nasir, mantan kepala badan meteorologi dan lingkungan

Pangeran Fahad bin Abdullah bin Muhammad, bekas Wakil Menteri Pertahanan

Walid al-Ibrahim, Chairman Middle East Broadcasting Centre

Khalid at-Tuwaijri, mantan kepala rumah tangga istana

Adil Fakih, Menteri Ekonomi dan Perencanaan

Amr ad-Dabbagh, mantan kepala badan investasi

Salah Abdullah Kamil, Chairman Dallah al-Baraka Group

Saud at-Tobaisyi, mantan kepala protokoler istana

Ibrahim al-Assaf, menteri negara dan pejabat eksekutif Saudi Aramco

Bakr Bin Ladin, pemilik perusahaan konstruksi Saudi Binladin Group

Saud ad-Darwisy, mantan CEO Saudi Telecom Company

Khalid al-Mulhim, mantan direktur jenderal Saudi Arabian Airlines

Abdullah as-Sultan, kepala staf angkatan laut

Muhammad al-Amudi, pengusaha

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi incar aktivis prodemokrasi di Norwegia untuk dibunuh

Baghdadi bilang polisi Norwegia datang ke rumahnya pada 25 April dan membawa dia lokasi aman dan dirahasiakan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Amerika akan batasi pergerakan menteri Iran hanya enam blok di New York

Zarif hanya diizinkan bergerak di area antara markas PBB, kantor perwakilan Iran untuk PBB, dan kediaman duta besar Iran buat PBB.

17 Juli 2019

TERSOHOR