kabar

Dalam 24 jam, dua pangeran Arab Saudi tewas

Pangeran Abdul Aziz bin Fahad meninggal dalam penjara.

06 November 2017 21:06

Dalam 24 jam, dua pangeran di Arab Saudi tewas. Kejadian ini berlangsung di tengah meningkatnya suhu politik di negara Kabah itu sejak akhir pekan lalu.

Ketegangan meninggi di Arab Saudi setelah Sabtu malam lalu aparat keamanan membekuk sebelas pangeran - termasuk salah satu orang paling tajir sejagat, Pangeran Al-Walid bin Talal - empat menteri, dan 38 mantan menteri, pejabat, serta pengusaha. Penangkapan ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk hari itu pula dan diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Sehari kemudian, Wakil Gubernur Provinsi Asir Pangeran Mansur bin Muqrin bareng tujuh pejabat lainnya tewaas lantaran helikopter mereka tumpangi jatuh di daerah pesisir Asir. Pangeran Mansur merupakan anak dari mantan Putera Mahkota pangeran Muqrin bin Abdul Aziz, diberhentikan Raja Salman bin Abdul Aziz pada April 2015.

Hari ini, menurut sumber Albalad.co, Pangeran Abdul Aziz bin Fahad bin Abdul Aziz, meninggal dalam penjara. "Dia meninggal hari ini dalam penjara keluarganya," katanya.

Pangeran Abdul Aziz, 44 tahun, adalah putra bungsu dari mendiang Raja fahad bin Abdul Aziz.

Sumber itu menambahkan pengadilan di Ibu Kota Praha, Ceko, Mei lalu menjatuhkan vnis sebelas bulan penjara terhadap Pangeran Abdul Aziz lantaran melecehkan anak-anak perempuan di bawah umur.

Pangeran Abdul Aziz ditahan sejak September lalu oleh Pangeran Muhammad bin Salman. Dia dikabarkan sempat melawan saat mau ditangkap, seperti dilansir Middle East Monitor.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Kesehatan Raja Salman mencemaskan

Raja Salman juga mengidap sakit punggung dan sakit lutut parah akibat dislokasi sendi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman utarakan niatnya bunuh Khashoggi pada 2017

Bin Salman mengungkapkan gagasannya itu kepada dua asisten kepercayaannya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi raup Rp 1.487 triliun dari hasil kompromi dengan tersangka koruptor

Meski dilepas, mereka dilarang keluar negeri dan harus memakai gelang kaki sebagai alat pengawasan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.





comments powered by Disqus