kabar

Trump sokong penangkapan atas para pangeran di Arab Saudi

Sikap Trump berubah mendukung Pangeran Muhammad bin Salman setelah menerima fulus.

07 November 2017 06:25

Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini menyatakan dukungannya terhadap Putera Mahkota Arab Saudi, menangkapi 12 pangeran, empat menteri, serta puluhan mantan menteri, pejabat, dan pengusaha kakap.

"Saya sangat percaya kepada Raja Salman dan putera mahkota Arab Saudi," tulis Trump di akun Twitternya. Dia menambahkan sebagian dari mereka ditahan sudah menggerogoti keuangan negara bertahun-tahun.

Penangkapan itu terjadi sejak Sabtu malam pekan lalu atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Mereka dibekuk, termasuk pemilik konglomerasi Kingdom Holding Company, dituding terlibat korupsi. Mereka kini ditahan dalam Hotel Ritz Carlton di Ibu K9ta Riyadh, Arab Saudi.

Pembocor terpercaya soal intrik Bani Saud berakun Twitter@mujtahidd mengungkapkan Trump tadinya mendukung Putera Mahkota Pangeran Muhamnad bin Nayif sebelum dilengserkan Juni lalu. Dia juga menentang blokade terhadap Qatar.

Posisi Trump berubah Mei tahun ini saat dia menerima uang tunai sekitar US$ 1 miliar ketika melawat ke negara Kabah tersebut.

Fulus ini dikirimkan kepada Trump melalui sebuah kapal pesiar supermewah berlabuh di Kota Jeddah. Kapal tersebut tanpa identitas dan otoritas pelabuhan dilarang mendekat.

Menurut @mujtahidd, hanya orang-orang dekat maauk ke sana membawa kotak-kotak berisi duit. "Uang buat Trump ini berasal dari Muhammad bin Salman," ujanya.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Janda Khashoggi gugat Bin Salman di pengadilan Amerika

Cengiz menuntut pertanggungjawaban Bin Salman dan orang-orang suruhannya atas penculikan, penyiksaan, pembunuhan, mutilasi, dan penghilangan potongan tubuh Khashoggi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Ulama Saudi diracuni dalam penjara

Syekh Muhammad bin Dalim al-Qahtani diracuni setelah memprotes kepada Bin Salman soal perlakuan buruk dia terima dalam penjara.

Marzuq Mashaan al-Utaibi has just launched a revolution against Al Saud regime in Saudi Arabia by establishing the national Mobilization Movement. (Albalad.co)

Para pembangkang Saudi bikin partai politik

"Tiap warga Saudi telah dewasa berhak mencalonkan diri atau memilih wakil-wakilnya di parlemen mempunyai kekuasaan membuat undang-undang dan mengawasi lembaga-lembaga eksekutif di Saudi."

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tahan imam dan khatib Masjid Al-Haram sejak Agustus 2018

Sejak Bin Salman menjadi putera mahkota pada Juni 2017, Saudi getol menangkapi ulama, akademisi, aktivis, wartawan, konglomerat, pejabat, dan pangeran dianggap menentang kebijakan-kebijakannya.





comments powered by Disqus