kabar

Arab Saudi bekukan lebih dari 1.200 rekening

Jumlah rekening dibekukan bakal terus bertambah.

08 November 2017 10:22

Komisi Pemberantasan Korupsi Arab Saudi sejauh ini telah membekukan lebih dari 1.200 rekening milik para pangeran, menteri, mantan pejabat, dan pengusaha dituding terlibat korupsi.

Sejumlah bankir dan pengacara mengetahui hal itu kemarin bilang jumlah rekening milik para tersangka perkara rasuh bakal dibekukan akan terus bertambah.

Aparat keamanan Arab Saudi sejak Sabtu malam pekan lalu telah membekuk 12 pangeran, empat menteri, sepuluh mantan menteri, serta puluhan pejabat dan pengusaha. Mereka dituduh mencuci uang, menyuap, dan menggelembungkan anggaran proyek-proyek pemerintah. 

Penangkapan tersebut atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Seorang bankir regional menolak ditulis identitasnya mengungkapkan bank sentral Arab Saudi, Saudi Arabian Monetary Agency (SAMA), sejak Ahad lalu saban jam menambah daftar rekening mesti dibekukan.

Bankir itu menyebutkan banyak perusahaan terbuka dan belum terdaftar di bursa di beragam sektor menjadi korban pembekuan rekening.

Seorang bankir mengatakan pembekuan itu menyasar rekening individu dituduh terlibat korupsi bukan rekening perusahaan mereka. 

Di antara kaum elite yang ditahan itu adalah pemilik konglomerasi Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal, juga merupaka keponakan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz.

Sebagian pihak menilai penangkapan besar-besaran itu sebagai upaya dari Pangeran Muhammad bin Salman untuk menyingkirkan lawan-lawan politiknya, agar memuluskan jalannya menuju singgasana.

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman larang pangeran-pangeran tidak setia pergi keluar negeri

Masih ada sekitar seratus anggota keluarga kerajaan menghuni penjara bawah tanah di istana Bin Salman.

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Arab Saudi kasih rumah dan tunjangan bulanan kepada empat anak Khashoggi

Turki, CIA, dan Senat Amerika meyakini Bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashiggi.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi penjarakan imam Masjid Al-Haram di Jeddah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan dan dua lagi dilarang berdakwah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bin Salman larang pangeran-pangeran tidak setia pergi keluar negeri

Masih ada sekitar seratus anggota keluarga kerajaan menghuni penjara bawah tanah di istana Bin Salman.

25 April 2019

TERSOHOR