kabar

Penangkapan besar-besaran masih berlangsung di Arab Saudi

"Lusinan anggota keluarga kerajaan saat ini sudah ditahan," kata sumber Albalad.co.

08 November 2017 22:44

Penangkapan besar-besaran terhadap kaum elite di Arab Saudi atas nama pemberantasan korupsi masih berlangsung.

Sumber Albalad.co di Arab Saudi mengungkapkan kali ini yang menjadi sasaran penangkapan aterutama orang-orang memiliki kaitan langsung dengan keluarga mendiang Putera Mahkota Pangeran Sultan bin Abduil Aziz, meninggal pada 2011. Pangeran Sultan merupakan kakak dari Raja Salman bin Abdul Aziz. "Lusinan anggota keluarga kerajaan saat ini sudah ditahan," katanya hari ini.

Penangkapan besar-besaran ini berlangsung sejak Sabtu malam pekan lalu. Hingga kini sudah lebih dari 60 orang ditahan, termasuk 12 pangeran, empat menteri dan puluhan mantan menteri, pejabat, serta pengusaha. Mereka yang dibekuk dituding terlibat korupsi.

Penangkapan itu atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. Banyak pihak menilai penangkapan tersebut merupakan upaya pembersihan Pangeran Muhammad bin Salman terhadap lawan-lawan politiknya.

Arab Saudi juga sudah membekukan lebih dari 1.200 rekening kepunyaan orang-orang ditangkap itu. Negara Kabah ini menargetkan bissa meraup fulus US$ 800 miliar dari pembekuan rekening dan aset milik orang-orang dituding terlibat rasuah tersebut.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi incar aktivis prodemokrasi di Norwegia untuk dibunuh

Baghdadi bilang polisi Norwegia datang ke rumahnya pada 25 April dan membawa dia lokasi aman dan dirahasiakan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Amerika akan batasi pergerakan menteri Iran hanya enam blok di New York

Zarif hanya diizinkan bergerak di area antara markas PBB, kantor perwakilan Iran untuk PBB, dan kediaman duta besar Iran buat PBB.

17 Juli 2019

TERSOHOR