kabar

Ulama Saudi berfatwa muslim boleh salat di gereja

Syekh Abdullah beralasan seluruh wilayah di muka bumi diciptakan Allah sebagai tempat untuk bersujud.

10 November 2017 16:45

Syekh Abdullah bin Sulaiman al-Mania, ulama senior asal Arab Saudi telah mengeluarkan fatwa kontroversial. Dia membolehkan orang Islam salat di gereja, seperti dilansir surat kabar Al-Anba.

Syekh Abdullah bilang kaum muslim juga boleh salat di masjid orang Syiah, Sufi, atau sinagoge. Sebab semua wilayah di muka bumi ini merupakan milik Allah. "Bumi telah diciptakan sebagai tempat untuk bersujud dan menyucikan diri," katanya mengutip sabda Nabi Muhammad.

Anggota Dewan Ulama Senior Arab Saudi ini menekankan Islam adalah agama damai dan tidak mengajarkan kekerasan. Karena itu, dia menyerukan kepada seluruh muslim untuk bersikap toleran terhadap penganut agama lain.

Syekh Abdullah menambahkan kaum muslim boleh memasuki gereja untuk belajar mengenai agama Kristen. Penganut Nasrani juga diizinkan masuk masjid, kecuali Masjid Al-Haram di Makkah - dan berdoa di dalam sana.

Ulama Arab Saudi Syekh Sulaiman al-Alwan

Arab Saudi tolak bebaskan ulama meski masa hukumannya sudah habis

Syekh Sulaiman ditangkap pada 2004 lantaran paham-pahamnya sangat radikal. Empat tahun sebelumnya, dia berfatwa menyerukan serangan bunuh diri terhadap Israel.

Ulama Arab Saudi Dr. Ahmad al-Amari. (Twitter)

Ulama Arab Saudi koma karena perlakuan buruk dalam penjara

Mantan dekan di Universitas Islam Madinah ini ditangkap tanpa dakwaan.

Ulama Arab Saudi Dr Ali al-Umari. (Twitter)

Ulama Arab Saudi derita luka bakar sekujur tubuh akibat disiksa dalam penjara

Pengadilan pidana Arab Saudi menggelar sidang secara rahasia telah menuntut Dr. Ali al-Umari bareng dua ulama tersohr Arab Saudi lainnya, Syekh Awad al-Qarni dan Syekh Salman al-Audah, dengan hukuman mati.

Dr Muhammad al-Arifi, ulama Arab Saudi dilarang berhaji. (Twitter)

Arab Saudi larang seorang ulama berhaji

Dua imam Masjid Al-Haram masih ditahan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

tkw suriah

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

15 Februari 2019

TERSOHOR