kabar

Satu warga Saudi diculik di Libanon

Penculik meminta tebusan US$ 1,5 juta untuk pembebasan Ali Basyrawi.

11 November 2017 17:04

Seorang lelaki warga negara Arab Saudi telah diculik di Adma, kota kecil kawasan Kasarwan, Bukit Libanon. peristiwa ini berlangsung saat ketegangan menyelimuti hubungan kedua negara setelah Perdana Menteri Libanon Rafik Hariri mengumumkan pengunduran dirinya di Ibu Kota Riyadh, Saudi.

Stasiun televisi LCBI melaporkan setelah menurunkan istrinya di Adma Kamis malam lalu, warga negara Arab Saudi bernama Ali Abdul Nabi al-Basyrawi memarkir BMW putihnya dan berpelat nomor Saudi. "Di sana;ah dia diculik sekelompok orang tidak diketahui identitasnya.

Penculikan atas Basyrawi itu terjadi setelah beberapa jam sebelumnya Arab Saudi meminta semua warganya segera meninggalkan Libanon. Negara Kabah ini juga melarang warganya berkunjung ke sana.

Basyrawi, 34 tahun, merupakan penganut Syiah dan berasal dari Kota Qatif, timur Arab Saudi. Dia menikahi perempuan Suriah bernama Fasila Azir dan menetap di Adma.

LCBI melansir besoknya Basyrawi menelepon istrinya. Dia bilang penculik meminta tebusan US$ 1,5 juta sebelum barang dia beli dikembalikan.

Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Beirut, Libanon, telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan aparat keamanan Libanon untuk segera membebaskan Basyrawi.

"Keamanan warga negara Saudi menetap dan berkunjung, sebagaimana semua warga negara Arab dan lainnya, merupakan prioritas bagi pemerintah Libanon," kata Menteri Dalam Negeri Libanon Nuhad al-Masynuq.

Ben Tzion, lelaki Yahudi asal Israel, berpose di dalam Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi. (Times of Israel/Courtesy)

Lelaki Yahudi asal Israel berhasil masuk ke Masjid Nabawi

Ben Tzion mengaku tahun lalu pelesiran ke Kota Qm, Iran. Dia juga pernah ke Beirut dan Amman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi tahan adik Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga dari 34 anggota komite suksesi menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman sebagai putera mahkota.

Peta menunjukkan Sidi Bulaalam, kota kecil di barat daya Maroko menjadi lokasi meninggalnya 15 perempuan karena berebut makanan sedekah pada 19 November 2017. (Middle East Eye)

15 perempuan meninggal di Maroko karena berebut makanan sedekah

Menurut seorang saksi, yang dibagikan berupa terigu, minyak goreng, dan gula.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Hasil pemerasan terhadap pangeran dan konglomerat masuk rekening anak Raja Salman

Semua menteri di era Raja Fahad dan Raja Abdullah ditangkap.





comments powered by Disqus