kabar

Israel perintahkan diplomatnya di seluruh dunia galang sokongan buat Arab Saudi

Arab Saudi dan Israel menganggap Iran musuh bersama.

11 November 2017 18:19

Israel telah memerintah diplomatnya di seluruh dunia untuk menggalang dukungan terhadap Arab Saudi dalam konflik dengan Iran.

Bocoran kabel diplomatik dilansir stasisun televisi Channel 10 asal Israel menyebutkan Kementerian Luar Negeri Israel meminta semua duta besar Israel mencari dukungan agar pemerintah negara tempat mereka bertugas menekan Hizbullah dan Iran, dianggap sebagai dalang permusuhan dan kehancuran di Timur Tengah.

"Kabel diplomatik itu meminta para diplomat menekankan Iran dan Hizbullah adalah penyebab ketidakstabilan di kawasan," kata Channel 10.

Israel juga meminta diplomatnya menggalang sokongan buat Saudi dalam perang menghadapi milisi Al-Hutiyun dukungan Iran di Yaman. Negara Zionis juga menegaskan Hizbullah dan Iran bertanggung jawab atas ketegangan muncul di Libanon, sehingga memaksa Perdana Menteri Rafik Hariri mundur pekan lalu.

Para diplomat Israel diminta pula untuk membujuk pemerintah negara tempat mereka bertugas agar menyerukan Hizbullah dikeluarkan dari pemerintahan Libanon. "Berhentinya Hariri membuktikan salah pendapat menyatakan partisipasi Hizbullah dalam pemerintahan menstabilkan Libanon," ujar kabel diplomatik tersebut.

Bocoran kabel diplomatik itu merupakan bukti Arab Saudi dan Israel berkoodinasi dan bekerja sama untuk menciptakan ketegangan di Timur Tengah. Kedua negara memang menganggap Iran sebagai musuh bersama.

Saudi dan Iran sama-sama menolak kesepakatan soal program nuklir Iran dicapai di Ibu Kota Wina, Austria, Juli 2015, berujung pada pencabutan sanksi ekonomi atas negara Mullah itu Januari tahun lalu. Kedua negara juga menuding Iran penyebab ketidakstabilan di Timur Tengah

Bahkan sebagian pihak meyakini kedua negara memiliki hubungan khusus. Israel membenarkan Putera Mahkota Arab Saudi September lalu berkunjung ke Tel Aviv dan bertemu sejumlah pejabat senior Israel, termasuk Perdana Menteri benjamin Netanyahu.

Kubah Besi, sistem pertahanan antipeluru kendali bikinan Israel. (Jewish Virtual Library)

Arab Saudi beli sistem pertahanan antipeluru kendali bikinan Israel

Seorang mantan pejabat militer senior Israel mengungkapkan dia baru-baru ini mengadakan pertemuan rahasia dengan dua pangeran Arab Saudi. Kedua pangeran ini menyatakan Israel bukan lagi musuh bagi Saudi.

Pelajar asal Arab Saudi, Badr al-Muhim, peraih medali emas di Olimpiade Kimia Internasional ke-50, menolak berdiri di sebelah kontestan dari Israel meraih medali perak, Raz Lotan. (Screenhot Twitter)

Pelajar Arab Saudi menolak berdiri di sebelah kontestan asal Israel

Badr akhirnya memilih berdiri di samping kontestan asal Iran.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengadakan pertemuan dengan para tokoh agama di New York, Amerika Serikat, 28 Maret 2018. (Al-Arabiya)

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi adili dua agen Mossad

Mereka dikenai sejumlah dakwaan, termasuk merencanakan serangan teror saat pelaksanaan haji pada 2014 dan mendukung milisi ISIS.





comments powered by Disqus