kabar

Arab Saudi bebaskan Pangeran Al-Walid bin Talal

Namun tidak diketahui apakah Puteri Rim, anak perempuan dari Pangeran Al-Walid, juga dibebaskan.

13 November 2017 06:22

Jaksa Agung Arab Saudi Saud al-Mujib hari ini mengumumkan pembebasan pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dari tahanan.

Saud bilang keponakan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz itu dilepaskan lantaran tidak ada cukup bukti. Menurut dia, Pangeran Al-Walid dilarang meninggalkan negara Kabah dan ini dikenai status tahanan rumah.

Namun Saud tidak menjelaskan apakah Puteri Rim, anak perempuan dari Pangeran Al-Walid, juga dibebaskan.

Pangeran Al-Walid bareng ratusan anggota keluarga kerajaan, pejabat, dan pengusaha ditangkap sejak Sabtu dua pekan lalu atas tudingan korupsi. Penangkapan besar-besaran ini berdasarkan perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Tokoh senior yaang dibekuk termasuk mantan Duta Besar Arab Saudi Pangeran Bandar bin Sultan. Rekening pribadi milik seluruh tersangka dibekukan.

Para tersangka itu ditahan di Hotel Ritz Carlton berlokasi di Ibu Kota Riyadh.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Arab Saudi diduga penjarakan ibunya

Dia cemas sang ibu bisa mempengaruhi Raja Salman untuk mencegah dirinya merebut kekuasaan, sehingga memecah belah keluarga Bani Saud.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. (Gulf Business)

Arab Saudi bebaskan Pangeran Al-Walid dari tahanan

Seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan Pangeran Al-Walid, 62 tahun, tiba di kediamannya di Riyadh kemarin pukul sebelas waktu setempat.

Infografis hasil pemberantasan korupsi dilakukan Arab Saudi sejak awal November 2017. (Saudi Gazette)

Arab Saudi segera adili 95 pangeran dan konglomerat terlibat korupsi

Belum diketahui apakah mereka akan diadili termasuk pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dan Chairman Saudi Binladin Group Bakar Bin Ladin.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid bin Talal masih rundingkan harga pembebasannya

Arab Saudi akan mengupayakan ekstradisi atas para tersangka korupsi tinggal di luar negeri.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Indonesia kecam penggunaan senjata kimia

Meski mengecam, Indonesia tidak menuding Suriah sebagai pelaku serangan senjata kimia di Duma.

20 April 2018

TERSOHOR