kabar

Poster anak Raja Salman di Libanon dibakar

Semua poster bergambar wajah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dicopot sejak Ahad lalu.

15 November 2017 06:08

Di tengah ketegangan melanda hubungan Arab Saudi dan Libanon, pihak berwenang di Libanon mesti mencabut poster-poster Putera Mahkota Arab Saudi terpasang di negara itu lantaran dibakar.

Sebuah rekaman video beredar akhir pekan lalu memperlihatkan sebuah poster bergambar pangeran berumur 32 tahun tersebut dibakar di Tripoli, kota di utara Libanon dan berbatasan dengan Suriah. Pemerintah Libanon bertekad mencari pelakunya.

"Tindakan semacam ini tidak menggambarkan perasaan warga Tripoli dan Libanon secara keseluruhan terhadap Arab Saudi," kata menteri Dalam Negeri Nuhad Mahnuk melalui akun Twitternya Sabtu lalu. "Saya sudah meminta pasukan keamanan buat mencari para pelakunya."

Ketegangan dimulai setelah Perdana Menteri Libanon Rafik Hariri awal bulan ini menyatakan berhenti dari Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. Dalam pidato pengunduran dirinya, Hariri menuding Iran dan Hizbullah penyebab ketidakstabilan di Libann dan Timur Tengah.

Hizbullah balik menuding Saudi memaksa Hariri mundur lantaran dia menolak mengeluarkan Hizbullah dari pemerintahan koalisi. Dia sempat diduga dikenai status tahanan rumah di Riyadh, namun dalam wawancaranya awal pekan ini, dia menyatakan bakal balik ke Libanon dalam beberapa hari.

Gubernur Libanon Utara Ramzi Nuhra membenarkan kepada the Daily Star, semua poster bergambar wajah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dicopot sejak Ahad lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi tahan adik Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga dari 34 anggota komite suksesi menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman sebagai putera mahkota.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Hasil pemerasan terhadap pangeran dan konglomerat masuk rekening anak Raja Salman

Semua menteri di era Raja Fahad dan Raja Abdullah ditangkap.

Silsilah keluarga kerajaan Arab Saudi. (Middle East Eye)

Pangeran Al-Walid juga disiksa

Setelah meneken surat perjanjian itu, seorang pengusaha terpaksa kehilangan puluhan juta riyal Saudi ditarik dari rekeningnya.

Pangeran Al-Walid bin Talal bersama ratusan anggota keluarga kerajaan, pejabat, dan konglomerat Arab Saudi ditahan di Hotel Ritz Carlton, Ibu Kota Riyadh. Mereka ditangkap atas tuduhan korupsi. (Albalad.co/Istimewa)

Enam pangeran Arab Saudi dirawat di rumah sakit karena disiksa selama ditahan

Setidaknya 17 orang telah dilarikan ke rumah sakit akibat cedera berat sehabis disiksa.





comments powered by Disqus