kabar

Mufti agung Saudi larang perangi Israel

Apa yang dia sampaikan sejalan dengan posisi Israel menganggap Hamas sebagai organisasi teroris karena tidak mau mengakui negara Zionis tersebut.

15 November 2017 19:43

Dalam sebuah acara di televisi, Mufti Agung Arab Saudi Syekh Abdul Aziz bin Abdullah asy-Syekh bilang memerangi dan membunuh orang Yahudi itu haram.Dia juga menuduh Hamas sebagai organisasi teroris.

Hal ini mendapat sambutan positif dari Menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. "Kami mengucapkan selamat kepada Mufti Agung Arab Saudi Abdul Aziz asy-Syekh atas fatwanya mengharamkan memerangi orang Yahudi dan membunuh mereka," kata Kara melalui akun Twitternya Senin lalu.

Fatwa Syekh Abdul Aziz itu tentu saja bertolak belakang dengan perlawanan rakyat Palestina. Apa yang dia sampaikan sejalan dengan posisi Israel menganggap Hamas sebagai organisasi teroris karena tidak mau mengakui negara Zionis tersebut.

Saking senangnya dengan fatwa Syekh Abdul Aziz, Kara mengundang sang mufti untuk mengunjungi Israel. "Saya mengundang mufti buat datang ke Israel, dia akan disambut dengan penghormatan tingkat tinggi.

Arab Saudi memang berusaha menekan Hamas lantaran organisasi perjuangan Palestina ini dekat dengan Iran.

Jam tangan bergambar mendiang Presiden Irak Saddam Husain dijual di Ibu Kota Baghdad. Polisi sudah menangkap lelaki penjualnya. (Media sosial)

Polisi Irak tangkap penjual jam tangan bergambar Saddam Husain

Saddam menjalani hukuman gantung pada 30 Desember 2006.

Raja Hamad bin Isa al-Khalifah dari Bahrain. (Albawaba)

Raja Bahrain kembalikan status kewarganegaraan 551 warganya

Dalam pengadilan massal pekan lalu, 138 orang diputus kehilangan kewarganegaraannya.

Petugas kebersihan mengumpulkan ribuan jangkrik mati di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

Maha as-Subaii (28 tahun) dan adiknya Wafa as-Subaii (25 tahun), dua gadis asal Arab Saudi meminta suaka ke Georgia. (Twitter/@GeorgiaSisters)

Dua gadis Arab Saudi minta suaka ke Georgia

Bulan lalu, dua perempuan Saudi kabur ke Hong Kong dan berhasil mendapatkan visa setelah bersembunyi di sana berbulan-bulan. Keduanya telah mendapat suaka di sebuah negara.





comments powered by Disqus