kabar

Enam pangeran Arab Saudi dirawat di rumah sakit karena disiksa selama ditahan

Setidaknya 17 orang telah dilarikan ke rumah sakit akibat cedera berat sehabis disiksa.

18 November 2017 20:44

Enam pangeran Arab Saudi ditahan atas tudingan korupsi dirawat di rumah sakit akibat disiksa. Sejumlah sumber mengungkapkan kepada Middle East Eye, termasuk yang dibawa ke rumah sakit itu adalah mantan panglima Garda Nasional Pangeran Mutaib bin Abdullah, putra mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz.

Keenam pangeran tersebut diangkut ke rumah sakit dalam 24 jam setelah mereka ditangkap. Salah satunya karena luka diderita parah, terpaksa dirawat di ruang perawatan intensif.

Beberapa sumber itu bilang staf rumah sakit diberitahu luka dialami keenam pangeran itu lantaran mereka berusaha bunuh diri. Padahal semuanya dipukuli dan disiksa. Di tubuh mereka terdapat cedera bekas tendangan sepatu tentara, namun tidak ada yang menderita patah tulang.  

Setidaknya 17 orang telah dilarikan ke rumah sakit akibat cedera berat sehabis disiksa.

Arab Saudi sejak awal bulan ini telah menahan lebih dari 200 pangeran, konglomerat dan pejabat atas tudingan rasuah. Penangkapan besar-besaran ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. Kebanyakan ditahan di Ritz Carlton.

Middle East Eye menyebutkan saat ini sudah disediakan unit-unit perawatan medis untuk merawat korban luka di Ritz Carlton, sehingga tidak perlu dilarikan kerumah sakit.  

Middle East Eye juga memperoleh informasi selain ditahan di Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, kaum elite supertajir dibekuk juga ditahan di Hotel Courtyard dan Hotel Diplomatic Quarter, berlokasi di seberang jalan Ritz Carlton.

Ketiga hotel itu menyatakan tidak menerima pesanan kamar hingga akhir Desember tahun ini.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman utarakan niatnya bunuh Khashoggi pada 2017

Bin Salman mengungkapkan gagasannya itu kepada dua asisten kepercayaannya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi raup Rp 1.487 triliun dari hasil kompromi dengan tersangka koruptor

Meski dilepas, mereka dilarang keluar negeri dan harus memakai gelang kaki sebagai alat pengawasan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Teka teki nasib Bin Salman

Beragam kebijakan blunder dibikin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman membikin dia tidak pantas menjadi raja Arab Saudi.





comments powered by Disqus