kabar

Dua pejabat Saudi kunjungi sinagoge di Paris

Ini lawatan pertama pejabat Saudi ke sebuah sinagoge.

23 November 2017 15:40

Dua pejabat Arab Saudi melakoni lawatan bersejarah ke sebuah sinagoge di Ibu Kota Paris, Prancis. Langkah ini diyakini bakal menyenangkan Israel.

Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia Dr Muhammad Abdul Karim al-Isa, juga mantan menteri kehakiman, dan Duta Besar Arab Saudi untuk Prancis Khalid Muhammad al-Angari, pernah menjabat menteri pendidikan, mengunjungi Sinagoge Agung Senin pekan ini.

Liga Muslim Dunia adalah lembaga nirlaba berkantor pusat di Kota Makkah, Arab Saudi. 

Abdul Karim dan Khalid diterima Kepala Rabbi Prancis Haim Korsia dan pemimpin Sinagoge Agung Rabbi Moshe Sebbag.

Sebbag dan Korsia menunjukkan kepada kedua pejabat itu sebuah gulungan Torah dan menerangkan isinya. 

"Ini sangat menyenangkan," kata Sebbag kepada the Jerusalem Post kemarin. "Itu lawatan pertama mereka ke sinagoge dan saya benar-benar kaget melihat mereka datang."

Kunjungan Abdul Karim dan Khalid ke sinagoge di Paris itu terjadi saat hubungan Arab Saudi dan Israel kian mesra. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bulan lalu berjanji mengubah Saudi dari negara Islam konservatif menjadi moderat.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi berencana terbitkan visa elektronik buat jamaah umrah

Kementerian Haji dan Umrah akan mengeluarkan sepuluh juta visa buat umrah tahun ini.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat beetemu Presiden Rusia Vladimir Putin. (En.kremlin.ru)

UEA dan Israel gelar dua pertemuan rahasia bahas Iran

Bulan lalu di Ibu Kota Washington DC, Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah bertemu Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, juga membahas isu Iran.

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Pemimpin tertinggi Al-Ikhwan al-Muslimun tidur di lantai sel isolasi

Setelah kudeta militer pada Juli 2013 menumbangkan Muhammad Mursi, presiden sipil pertama terpilih lewat pemilihan umum, Badii ditahan dan Al-Ikhwan al-Muslimun dinyatakan sebagai organisasi terlarang.





comments powered by Disqus