kabar

Kisah penangkapan Pangeran Al-Walid bin Talal

"Dia ditarik keluar dari kamar tidurnya dalam keadaan berpiyama, kedua tangan terikat, diletakkan di bagian belakang SUV, dan diinterogasi seperti penjahat."

23 November 2017 22:21

Sabtu malam di pekan pertama bulan ini. Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal mendapat undangan untuk bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, merupakan adik sepupunya.

Pertemuan dijadwalkan berlangsung di Istana Al-Yamamah di Ibu Kota Riyadh.

Malam kian larut dan mulai berganti hari. Tiba-tiba saja istana milik Pangeran Al-Walid, salah satu orang paling tajir sejagat versi majalah Forbes. "Tiba-tiba saja pada pukul 02.45 Ahad dini hari senjata seluruh pengawalnya dilucuti, pasukan pengawal MBS (Muhammad bin Salman) menerobos masuk," kata seorang sumber kepada DailyMail.com.

Sumber itu bilang pasukan kiriman Pangeran Muhammad bin Salman tersebut langsung menuju kamar tidur Pangeran Al-Walid. "Dia ditarik keluar dari kamar tidurnya dalam keadaan berpiyama, kedua tangan terikat, diletakkan di bagian belakang SUV, dan diinterogasi seperti penjahat," ujarnya.

Bahkan, menurut sumber tersebut, Pangeran Al-Walid juga sempat digantung dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah.

Pangeran Al-Walid termasuk dalam ratusan anggota keluarga kerajaan, konglomerat, pejabat, dan perwira militer ditahan sejak Sabtu tiga pekan lalu dengan tudingan rasuah. Penangkapan besar-besaran itu atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Pangeran Muhammad bin Salman.  

Selain ditahan di Ritz Carlton, kaum elite dibekuk atas tudingan korupsi itu juga ditahan di Hotel Courtyard dan Hotel Diplomatic Quarter, terletak di seberang jalan dari Ritz Carlton.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 19 Oktober 2018 memberhentikan Saud al-Qahtani dari jabatan penasihat istana. (Arab News)

Penasihat istana: Segalanya atas perintah Raja Salman dan putera mahkota

Saud al-Qahtani pernah memperingatkan Jamal Khashoggi untuk berhenti mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. (Gulf Business)

Arab Saudi bebaskan Pangeran Al-Walid dari tahanan

Seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan Pangeran Al-Walid, 62 tahun, tiba di kediamannya di Riyadh kemarin pukul sebelas waktu setempat.

Infografis hasil pemberantasan korupsi dilakukan Arab Saudi sejak awal November 2017. (Saudi Gazette)

Arab Saudi segera adili 95 pangeran dan konglomerat terlibat korupsi

Belum diketahui apakah mereka akan diadili termasuk pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dan Chairman Saudi Binladin Group Bakar Bin Ladin.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid bin Talal masih rundingkan harga pembebasannya

Arab Saudi akan mengupayakan ekstradisi atas para tersangka korupsi tinggal di luar negeri.





comments powered by Disqus