kabar

Bill Gates sebut Pangeran Al-Walid rekanan penting

Baru Gates bersuara sejak Pangeran Al-Walid ditangkap awal bulan ini.

29 November 2017 05:37

Sejak ditahan awal bulan ini, baru satu rekanan bisnis Pangeran Al-Walid bin Talal buka suara. Pendiri Microsoft Bill Gates bilang keponakan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul itu merupakan rekanan penting dalam kegiatan amal untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di seluruh dunia.

Lewat keterangan ertulis, Gates menjelaskan dia hanya membaca di media dan tidak mau berspekulasi soal penahanan Pangeran Al-Walid. "Kami telah bekerja sama untuk membantu menghentikan penyebaran polio, campak, dan penyakit lain bisa dicegah," kata Gates. "Komitmennya atas kegiatan amal amat menggugah."

Pangeran Al-Walid termasuk dalam ratusan pangeran, konglomerat, pejabat, dan perwira militer ditangkap atas tuduhan korupsi. Penangkapan besar-besaran sejak 4 November lalu itu dilakukan atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, baru dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Pangeran Al-Walid dan Cascade Investment LLC milik Gates satu dasawarsa lalu berpatungan untuk membeli jaringan hotel Four Seasons Holding senilai US$ 3,8 miliar.

Pemilik konglomerasi Kingdom Holding Company tersebut juga bekerja sama dengan yayasan kepunyaan Gates dan bergabung dengan the Breakthrough Energy Coalition, sebuah kelompok berisi para investor kakap dunia untuk memberikan harta mereka dalam jumlah besar buat pengembangan teknologi energi.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid bin Talal masih rundingkan harga pembebasannya

Arab Saudi akan mengupayakan ekstradisi atas para tersangka korupsi tinggal di luar negeri.

Pangeran Al-Walid bin Talal, pemilik Kingdom Holding Company. (Arabian Business)

Pangeran Al-Walid dipindah ke penjara khusus teroris

Kamar di Hotel Ritz Carlton di Riyadh sudah bisa dipesan mulai bulan depan.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2016. Tampak pula Duta besar Indonesia buat Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (Agus Maftuh Abegebriel buat Albalad.co)

Pangeran Al-Walid tolak serahkan harta sebagai syarat pembebasan dirinya

Dia meminta digelar pengadilan terbuka dan menghadirkan saksi-saksi.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Arab News)

Pangeran Al-Walid dipaksa serahkan sepertiga hartanya sebagai syarat pembebasan

Mantan Menteri keuangan Ibrahim al-Assaf sudah dibebaskan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Duta besar Indonesia jualan produk Pindad kepada Yordania

Jenderal Furaihat ingin mengunjungi Indonesia tahun ini.

19 Januari 2018
India hapus subsidi haji
18 Januari 2018
Gempa goyang Madinah
18 Januari 2018

TERSOHOR