kabar

Presiden Mesir beri tenggat tiga bulan bagi militer buat tumpas teroris di Sinai

Serangan teroris terhadap jamaah salat Jumat pekan lalu menewaskan 305 orang.

30 November 2017 22:43

Presiden Mesir Abdil Fattah as-Sisi telah memberi tenggat tiga bulan kepada militer untuk menumpas teroris bercokol di Semenanjung Sinai.

Perintah itu keluar setelah serangan teroris terhadap jamaah salat Jumat pekan lalu di Masjid Raudah di Bir al-Abid, Sinai, menewaskan 305 orang, termasuk 27 anak-anak.

"Adalah tanggung jawab Anda untuk mengamankan dan menstabilkan Sinai dalam tiga bulan ke depan," kata Sisi dalam pidato pelantikan panglima baru angkatan bersenjata Mesir kemarin. Namun dia tidak menjelaskan rinci soal operasi militer bakal dilancarkan terhadap kelompok-keelompok militan di Sinai. "Anda bisa menggunakan semua kekuatan diperlukan."

Sampai sekarang belum ada kelompok mengaku bertanggung jawab. Meski begitu, ada saksi mengatakan penyerang membawa bendera biasa dipakai ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Seorang perempuan tua menjunjung dua kotak makanan seusai mencoblos dalam referendum di Mesir pada 20 April 2019. (Twitter)

Rakyat Mesir setuju Presiden Sisi menjabat hingga 2030

Sejak terpilih sebagai presiden pada 2014, Sisi telah menahan 60 ribu aktivis.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bareng istri (Sara) dan dua putranya, Yair dan Yoav, pelesiran ke Dataran Tinggi Golan pada 23 April 2019. (Twitter/@netanyahu)

Netanyahu sekeluarga pelesiran ke Golan

Israel akan membangun permukiman baru Yahudi di Golan, diberi nama permukiman Donald Trump.

Arab Saudi (Wikipedia)

Arab Saudi pancung 37 warganya

Bahkan salah satu yang telah dieksekusi disalib di depan umum.

Ribuan demosntran berunjuk rasa di luar istana Presiden Sudan Umar al-Basyir sejak Sabtu, 6 April 2019. (CNN)

Mantan Presiden Basyir huni sel berpenyejuk udara

Basyir ditangkap dan bakal diadili dengan dakwaan kasus pencucian uang setelah aparat intelijen militer menemukan fulus lebih dari Rp 98 miliar dari kediamannya di Khartum.





comments powered by Disqus