kabar

Rabbi di Israel haramkan pengikutnya memandang uang 50 shekel

Menurut ajaran Yudaisme, menikahi non-Yahudi merupakan perbuatan ingkar terhadap agama.

04 Desember 2017 09:10

Rabbi dari kelompok Sephardi terpandang di Israel telah melarang para pengikutnya memandang uang 50 shekel. Alasannya, fulus pecahan 50 shekel itu bergambar penyair Yahudi menikah dengan perempuan Nasrani.

Menurut ajaran Yudaisme, orang Yahudi kawin dengan penganut agama lain dianggap ingkar terhadap agama, sebab penganut non-Yudaisme disebut kafir.

Penyair bernama Shaul Tchernichovsky tersebut dilahirkan di Rusia dan lebih banyak melahirkan karya-karya puisinya di Israel di awal abad ke-19. Lelaki dianggap salah satu penyair Ibrani terhebat ini berumah tangga dengan Melania Karlova, gadis Rusia beragama Kristen. 

Rabbi Benzion Mutzafi mengeluarkan fatwa haram itu setelah mengajar sejumlah muridnya, seperti dilansir surat kabar berbahasa Ibrani Kikar HaShabbat. Dia mengeluarkan selembar 50 shekel dan bilang jangan pernah memandang uang itu. 

"Dia (Tchernichovsky) terikat seperti seekor anjing," kata Rabbi Mutzafi. "Orang-orang seperti ini ingkar terhadap agama."

 

 

 

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Sidang lanjutan atas Syekh Salman al-Audah digelar awal bulan depan

Syekh Salman dan dua ulama ternama lainnya, Syekh Awad al-Qarni dan Syekh Ali al-Umari telah dituntut hukuman mati.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah umrah boleh pelesiran ke kota-kota lain di Arab Saudi

Jumlah jamaah umrah hingga akhir Syawal lalu mencapai 8,5 juta orang.

Seekor unta milik Qatar tergolek lemah setelah terjebak berhari-hari di perbatasan Arab Saudi dalam kondisi lapar. (The New Arab)

Arab Saudi larang hewan ternak dari negara tetangga cari makan di wilayahnya

Larangan itu berlaku lima tahun mulai 11 September lalu.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

MUI desak Arab Saudi bebaskan semua ulama ditahan

Arab Saudi sebaiknya menilai demokratisasi berkembang di negara-negara Arab dan muslim, termasuk di Saudi sendiri, sebagai langkah maju demi memperbaiki situasi dan untuk kemajuan kolektif.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Sidang lanjutan atas Syekh Salman al-Audah digelar awal bulan depan

Syekh Salman dan dua ulama ternama lainnya, Syekh Awad al-Qarni dan Syekh Ali al-Umari telah dituntut hukuman mati.

20 September 2018

TERSOHOR